
Audiensi LPkM-UMI Bersama Bupati Maros, Persiapkan Lokasi KKN Angkatan 78
Maros,
18 Agustus 2026 — Universitas Muslim Indonesia
(UMI) melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) terus mematangkan
persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 untuk semester
mendatang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah audiensi bersama Pemerintah
Kabupaten Maros yang berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026, bertempat
di Kantor Bupati Kabupaten Maros.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua LPkM UMI bersama Kepala Pusat KKN dan Kepala Pusat Desa Binaan UMI. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Maros, Bapak Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Maros.
Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi dan sinergi antara Universitas Muslim Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Maros, khususnya dalam rangka mempersiapkan lokasi pelaksanaan KKN Angkatan 78 pada semester yang akan datang.
Dalam audiensi tersebut, dibahas berbagai hal terkait kesiapan lokasi KKN, termasuk koordinasi dengan pemerintah daerah dan desa-desa yang nantinya menjadi lokasi pengabdian mahasiswa. Sinergi ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan KKN berjalan secara terarah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Maros.
Melalui kegiatan KKN, mahasiswa UMI diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mampu berkontribusi secara langsung dalam membantu masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan pengabdian.
Kerja sama dan koordinasi yang terjalin antara LPkM UMI dan Pemerintah Kabupaten Maros diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam menyukseskan pelaksanaan KKN Angkatan 78 UMI, sekaligus memperkuat komitmen Universitas Muslim Indonesia dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, UMI terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah melalui program KKN yang inovatif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.



