
Pelatihan Kewirausahaan SPD/TPD Desa Mitra Binaan Universitas Muslim Indonesia Digelar di Luwu Timur
Luwu Timur, 23 September 2026 — Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPKM) melaksanakan Pelatihan Kewirausahaan bagi Sarjana Pengabdi Desa (SPD)/Tenaga Pengabdi Desa (TPD) Desa Mitra Binaan Universitas Muslim Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada 23 September 2026 bertempat di Pesantren Modern Madinah Al-Munawwarah, Kabupaten Luwu Timur.
Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang SPD/TPD dari desa-desa mitra binaan UMI. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UMI dalam memperkuat kapasitas pendamping desa, khususnya dalam mengembangkan potensi kewirausahaan masyarakat serta mendorong lahirnya kegiatan ekonomi produktif yang dapat mendukung kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Kegiatan dihadiri oleh narasumber pelatihan, Sekretaris LPKM UMI, Kepala Pusat Desa Binaan, serta tim LPKM UMI. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen LPKM UMI dalam memberikan pendampingan yang berkelanjutan kepada desa-desa mitra binaan.
Dalam pelatihan, peserta memperoleh materi dan wawasan mengenai kewirausahaan, pengembangan potensi usaha, pemanfaatan sumber daya lokal, serta strategi dalam mengembangkan peluang usaha yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, SPD/TPD diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman mengenai konsep kewirausahaan, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam proses pendampingan masyarakat di desa masing-masing. Pendamping desa diharapkan dapat membantu masyarakat mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk atau usaha bernilai ekonomi.
Selain meningkatkan kapasitas pendamping, pelatihan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Universitas Muslim Indonesia, Sarjana Pengabdi Desa (SPD)/Tenaga Pengabdi Desa (TPD) Desa Mitra Binaan Universitas Muslim . Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berbasis pada potensi lokal.
Sekretaris LPKM UMI bersama Kepala Pusat Desa Binaan dan tim LPKM juga menegaskan pentingnya keberlanjutan pendampingan setelah pelatihan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga memberikan dampak nyata terhadap pengembangan usaha dan perekonomian desa.
Pelatihan kewirausahaan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Universitas Muslim Indonesia melalui LPKM dalam menjalankan peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. UMI terus mendorong agar desa mitra binaan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki melalui inovasi, kewirausahaan, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan SPD/TPD semakin siap menjadi penggerak dan pendamping masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi desa, sehingga tercipta desa yang lebih mandiri, produktif, inovatif, dan berkelanjutan.



