
Dari Dapur Ke Pasar Digital: Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Paddinging melalui Diversifikasi Produk Olahan Cabai
Dalam rangka meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat di Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026, dengan sasaran utama kelompok PKK Desa Paddinging.
Program yang diketuai oleh apt. Rahmawati, S.Si., M.Sc., bersama anggota apt. St. Maryam, S.Si., M.Sc. dan Nurfadila, S.E., M.Si., serta melibatkan mahasiswa Sukma dan Nayla Rafa Az Zura, bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kewirausahaan masyarakat dalam mengolah cabai rawit menjadi produk bernilai tambah. Diversifikasi dilakukan melalui pengembangan cabai kering, serbuk cabai, dan abon cabai sebagai alternatif pemanfaatan hasil panen sekaligus upaya memperpanjang daya simpan dan meningkatkan nilai ekonomi cabai.Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah desa dan kelompok PKK, dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai potensi, kandungan, manfaat, serta peluang ekonomi cabai rawit. Selanjutnya, peserta memperoleh pelatihan dan praktik langsung pembuatan produk, pelatihan manajemen berupa pembukuan sederhana, perhitungan biaya produksi, branding, serta pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace.
Untuk mendukung keberlanjutan program, tim PKM memfasilitasi penyediaan peralatan produksi dan memberikan pendampingan dalam pengembangan usaha kelompok. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, memperluas kapasitas pengolahan, serta mendorong terbentuknya usaha mikro berbasis potensi lokal. Dengan demikian, cabai rawit tidak hanya dipasarkan sebagai komoditas segar, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki daya simpan lebih panjang, nilai jual lebih tinggi, dan peluang pasar yang lebih luas.
Pelaksanaan program ini merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Tim PKM menyampaikan apresiasi kepada DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan pendanaan melalui skema Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat serta kepada Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM UMI) atas dukungan dan fasilitasi kegiatan. Melalui program ini, UMI berkomitmen untuk terus mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat guna mendukung peningkatan produktivitas, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat desa. 


