
Dosen PBSI UMI Memberikan Pelatihan Metode Speed Reading di SMA Insan Cendekia Syech Yusuf
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skema Unggulan Universitas Muslim Indonesia tahun 2024 dilaksanakan di SMA Insan Cendekia Syech Yusuf Kab. Gowa selama empat bulan. Dalam kegiatan ini Rahmat, S.S., M.Pd. sebagai ketua dan Dr. Andi Hudriati, M.Hum sebagai anggata dan melibatkan dua mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMI.
Program PKM merupakan salah satu dari tiga tugas wajib yang harus dilaksanakan oleh seorang dosen di UMI sebagai bentuk tridarma perguruan tinggi. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat siswa SMA Insan Cendekia Syech Yusuf menumbuhkan semangat dan motivasi siswa dalam menyukseskan kegitan literasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Puncak pelaksanaan PKM ini pada tanggal 11-12 Oktober 2024 dengan memberikan pelatihan dan pendampingan edukasi membaca cepat kepada siswa. Pelatihan ini dikuti sebanyak 25 orang siswa. Dalam Materi pelatihannya, Pak Rahmat bersama tim memaparkan manfaat meningkatkan kemampuan membaca bagi siswa. Dengan menerapkan metode speed reading siswa dapat memperoleh informasi dan pengetahun dengan cepat. Diera pengguanaan gadget yang semakin pesat, pemanfaatan media teknologi diharapkan membawa dampak positif bagi siswa. Informasi dan ilmu pengetahuan serta peristiwa yang terjadi di tempat lain dapat diketahui hanya dengan memanfaatkan media tersebut. Setelah pemaparan materi, kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi dan kunjungan ke perpustakaan sekolah.
Program ini memperoleh dukungan penuh dari pimpinan, guru, dan staf sekolah. Selama pelaksanaan kegiatan ini, tim pengabdi selalu di damping oleh kepala sekolah. Bapak Muh. Aminuddin, S.Pd., M.Pd. selaku pimpinan/kepala Sekolah SMA Insan Cendekia Syeh Yusuf berharap bawah kegiatan PKM seperti ini perlu dilakukan secara rutin mengingat program ini bisa meningkatkan semangat belajar siswa dan bermanfaat dalam proses pembelajaran. Harapannya dalam program ini, bukan hanya melibatkan para siswa tetapi dapat membuatkan program untuk guru dan staf di sekolah tersebut.




