
Dosen UMI melakukan Pemeriksaan Kadar Profil Kalsium dan Fosfat pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Konsisten di Rumah Sakit Ibnu Sina
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kesehatan masyarakat, terutama pasien cuci darah, sebuah kegiatan penyuluhan awam dan pemeriksaan kadar kalsium serta fosfor telah dilaksanakan di Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini gangguan mineral tulang yang sering dialami oleh pasien cuci darah di rumah sakit ibnu sina makassar.
Pasien cuci darah memiliki risiko tinggi mengalami gangguan mineral tulang karena proses cuci darah yang dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dan mineral dalam tubuh. Kadar kalsium dan fosfor yang tidak seimbang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti osteoporosis, osteopenia, dan bahkan kerusakan ginjal.
Kegiatan penyuluhan awam ini dihadiri oleh sekitar 30 orang pasien cuci darah dan keluarga mereka. Materi penyuluhan disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Dimana materi tersebut mencakup:
- Pentingnya menjaga keseimbangan mineral tulang.
- Gejala dan tanda-tanda gangguan mineral tulang.
- Cara menjaga kesehatan tulang dengan pola makan seimbang.
- Pentingnya pemeriksaan kadar kalsium dan fosfor secara teratur.
Pemeriksaan kadar kalsium dan fosfor dilakukan secara gratis kepada semua peserta. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sekitar 30% pasien memiliki kadar kalsium dan fosfor yang tidak seimbang.
Salah satu peserta, Bapak Andi, mengatakan, “Saya sangat senang dapat mengikuti kegiatan ini. Saya baru menyadari pentingnya menjaga keseimbangan mineral tulang untuk kesehatan saya.”
Dokter Spesialis Penyakit dalam, dr. Indah Lestari, mengatakan, “Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran pasien cuci darah tentang pentingnya menjaga keseimbangan mineral tulang. Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkala.”




