
لدى DPPM KEMDIKTISAINTEK تأثير بالتعاون مع الجامعة الإسلامية الإندونيسية حيث تقدم المساعدة بوحدتين من آلات فرز فول الصويا و10 وحدات من أدوات الزراعة لمزارعي فول الصويا في قرية ليانج ليانج، منطقة بانتيمورونج، ريجنسي ماروس.
Tim Pengabdi dari Universitas Muslim Indonesia Makassar yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Aminah, SP. MP, dan beranggotakan Prof. Dr. Ir. Yusriani., SKM., M.Kes, Dr. Ir. Hj. St. Sabahannur., M.Si dan Dr. Ir. Marlyana S Palad., M.Si, telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Desa Binaan bekerjasama dengan DRTPM Dikti dengan Judul Kegiatan “PEMBERDAYAAN DESA BINAAN SENTRA PENGHASIL KEDELAI DAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BIJI KEDELAI DI DESA LEANG-LEANG KECAMATAN BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS yang dilaksanakan pada tanggal 11 September 2025.
Tujuan Pengabdian Desa Binaan (1) menerapkan hasil riset dalam bidang pangan secara berkelanjutan guna menjaga ketersediaan kedelai, (2) meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat mitra, (3) meningkatkan pengetahuan petani dalam penerapan teknologi budidaya kedelai yang terstandar dan diversifikasi produk olahan biji kedelai, (4) meningkatkan pengetahuan mitra pentingnya gizi susu kedelai untuk pencegahan stunting yang banyak di wilayah mitra.
Metode pendekatan yang digunakan yaitu metode penyuluhan dan bimbingan teknologi. Permasalahan mitra adalah (1). pengetahuan petani minim tentang budidaya kedelai; (2) penggunaan pupuk kimia jumlah besar menyebabkan ketidakstabilan ekosistem lahan;(3). metode pemupukan konvensional dilakukan dengan cara menabur di permukaan tanah hal ini tidak efesien dalam penggunaan pupuk yang semakin mahal; (4) petani memperoleh benih dari hasil panen yang dilakukan secara terus menerus; (5)
petani tidak memiliki pengetahuan untuk jadi penangkar benih kedelai dan bergantung dari subsidi pemerintah; (6) saat harga tidak menentu, petani tidak mempunyai pengetahuan pengolahan produk olahan berupa susu kedelai yang mempunyai gizi tinggi. tepung kedelai dan keripik tempe.
Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan teknologi budidaya kedelai yang terstandar dari Mitra (kelompok tani Siparingerrang dan Borongpaoe) di desa Leang-leang, antara lain petani mitra mendapatkan bantuan berupa dua mesin sortasi biji kedelai yang memiliki manfaat sangat besar guna menjngkatkan pendapatan petani, dimana fungsi alat ini akan
menyortir/memilah ukuran biji yang besar dan kecl, dimana biji yang berukuran besar akan dijual sebagai benih (bahan tanam) sedangkan biji yang berukuran kecil dijual apakah sebagai pangan, pakan atau industry seperti susu kedelai dan lain-lain. selain itu petani mendapatkan pula bantuan alat tanam dengan tipe dorong yang paling besar memiliki mata tanam 12 mata, sehingga petani tidak lagi memakai tenaga manusia untuk menanam artinya petani bisa efesien dalam biaya dan waktu lebih singkat. Selain itu
pengetahuan petani dalam memanfaatkan biji yang berukuran kecil untuk diolah menjadi diversifikasi produk olahan biji kedelai seperti susu kedelai, keripik tempe/tahu dan tepung kedelai.




