lpkm@umi.ac.id Makassar, Sulawesi Selatan
LPkM UMI — Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat
Beranda / Berita / Implementasi Sistem Layanan Mandiri untuk Efisiensi Administrasi Desa Biji Nangka Kabupaten Sinjai
Implementasi Sistem Layanan Mandiri untuk Efisiensi Administrasi Desa Biji Nangka Kabupaten Sinjai

Implementasi Sistem Layanan Mandiri untuk Efisiensi Administrasi Desa Biji Nangka Kabupaten Sinjai

Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) untuk pertama kalinya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Biji Nangka, Kabupaten Sinjai, pada Selasa, 11 November 2025. Kegiatan ini merupakan wujud implementasi Tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian berbasis hasil riset dan pengembangan keilmuan, yang diarahkan untuk mendukung transformasi digital layanan publik di tingkat desa.

Kepala Desa Biji Nangka, Bapak Andi Rauf, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang terbangun antara pemerintah desa dan FIKOM UMI. “Kami berterima kasih kepada FIKOM UMI yang telah hadir dan meluangkan waktu berbagi ilmu dengan seluruh staf Kantor Desa Biji Nangka. Hari ini kita bersama-sama mengenal dan mempelajari sistem layanan mandiri yang dikembangkan dosen FIKOM UMI, dengan harapan semoga dapat diimplementasikan di kantor desa,” ungkapnya.

Selaras dengan visi fakultas, FIKOM UMI berkomitmen mengambil peran strategis dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan sistem informasi di Kawasan Indonesia Timur. Di Desa Biji Nangka, komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan sistem informasi desa terpadu yang mencakup pendataan kependudukan (data warga, luas wilayah, jumlah penduduk, KK, agama, pekerjaan, dan pendidikan) serta layanan mandiri bagi masyarakat. Melalui layanan mandiri ini, warga dapat mengajukan berbagai permohonan administrasi secara lebih cepat dan terstruktur. Ke depan, sistem ini akan diperluas dan diintegrasikan dengan pendataan penerima bantuan, pengembangan informasi smart community, potensi pariwisata, serta wirausaha digital halal sebagai implementasi visi UMI yang berfokus pada penguatan ekosistem halal. Pada tahap awal, pendampingan dilakukan secara intensif, termasuk melalui komunikasi daring, hingga aparat desa benar-benar mampu mengoperasikan sistem secara mandiri.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, Bapak Sudirman B selaku Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Desa Biji Nangka menjadi salah satu peserta yang aktif menyampaikan pengalaman, kemudahan, dan tantangan yang dihadapi dalam pelayanan administrasi persuratan. Diskusi berlangsung dinamis dan membuka ruang untuk mengidentifikasi kebutuhan lapangan sekaligus mengeksplorasi potensi pengembangan fitur-fitur layanan mandiri di masa mendatang.

Ketua tim dosen pengabdi, Bapak Dr. Ir. Purnawansyah, M.Kom, yang juga Dekan FIKOM UMI, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. “Perjalanan kami ke Sinjai terbayar dengan sambutan hangat dan suasana diskusi yang sangat interaktif. Kami berharap sistem layanan mandiri ini dapat membantu staf desa dalam mengefisienkan administrasi di Kantor Desa Biji Nangka, sekaligus menjadi awal kolaborasi jangka panjang antara FIKOM UMI dan Desa Biji Nangka. FIKOM UMI siap berkontribusi secara aktif mendorong digitalisasi layanan publik di desa ini,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, FIKOM UMI menawarkan pendampingan berkelanjutan yang diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi administras, tetapi juga terbangun budaya kerja berbasis data (data-driven) dan transparansi layanan publik di tingkat desa. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model percontohan digitalisasi layanan publik desa di Kabupaten Sinjai dan wilayah lain di Kawasan Timur Indonesia, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan responsif.

Bagikan:
Baca Juga

Berita Terkait