lpkm@umi.ac.id Makassar, South Sulawesi
LPkM UMI — Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat
Home page / News / Tofu Product Innovation: Soybean Processing Training to Empower Soybean Farmer Groups in Leang-Leang Village, Maros
Inovasi Produk Tahu: Pelatihan Pengolahan Kedelai untuk Pemberdayaan Kelompok Tani Kedele di Desa Leang-Leang, Maros

Tofu Product Innovation: Soybean Processing Training to Empower Soybean Farmer Groups in Leang-Leang Village, Maros

Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian lokal, Dr. Ir. Nuraeni, M.S., bersama Dr. Ir. Suraedah Alimuddin, MP., yang merupakan dosen Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia, memimpin kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa pelatihan pengolahan kedelai menjadi tahu. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros sebagai salah satu sentra produksi kedele, dengan melibatkan kelompok tani setempat sebagai mitra utama.

Pelatihan ini bertujuan menjawab sejumlah permasalahan yang dihadapi mitra, seperti kurangnya pengetahuan tentang teknik pengolahan kedelai, keterbatasan inovasi dalam produksi tahu, serta minimnya akses terhadap fasilitas pelatihan dan produksi. Mitra kesulitan dalam mengembangkan usaha berbasis kedelai karena kurangnya pemahaman tentang potensi sumber daya lokal serta keterbatasan dalam menciptakan produk berkualitas.

Sebagai solusi, para mitra diberikan pelatihan intensif mengenai teknik pengolahan kedelai menjadi tahu, mulai dari inovasi rasa, tekstur, hingga bentuk produk. Pelatihan ini juga dilengkapi dengan strategi pengembangan usaha untuk membantu mitra meningkatkan taraf perekonomian mereka. Dengan pelatihan ini, kelompok tani diharapkan mampu memanfaatkan kedelai sebagai bahan baku utama yang bernilai tambah, sekaligus mendorong pengembangan usaha budidaya kedelai di wilayah mereka.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga anggota kelompok tani, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kebutuhan bahan baku kedelai. Dengan adanya pelatihan ini, Desa Leang-Leang diharapkan dapat menjadi sentra produksi tahu yang berdaya saing, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Share:
Also Read

Related News