lpkm@umi.ac.id Makassar, Sulawesi Selatan
LPkM UMI — Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat
Beranda / Berita / PDB UMI–UMMA Perkuat Ekonomi Desa Bentenge melalui Teknologi Kopi dan Ekonomi Kreatif
PDB UMI–UMMA Perkuat Ekonomi Desa Bentenge melalui Teknologi Kopi dan Ekonomi Kreatif

PDB UMI–UMMA Perkuat Ekonomi Desa Bentenge melalui Teknologi Kopi dan Ekonomi Kreatif

Tim dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) berkolaborasi dengan Universitas Muslim Maros (UMMA) melaksanakan Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Tahun 2026
bertajuk “PDB Penguatan Ekonomi Desa Bentenge melalui Inovasi dan Teknologi dalam Pengelolaan Potensi Lokal” di Desa Bentenge, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros. Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Kegiatan melibatkan empat dosen lintas disiplin dari UMI dan UMMA bersama empat mahasiswa UMI, dengan dua mitra utama yaitu Kelompok Tani Kopi Kariango yang diketuai Muhammad Arsyad dan KPE Padang Loang yang diketuai M. Ilyas, serta mendapat dukungan Pemerintah Desa Bentenge di bawah kepemimpinan Kepala Desa Rahmat Basuki.
Pada KT Kopi Kariango, tim memberikan teknologi tepat guna berupa mesin pulper dan huller untuk mendukung proses pascapanen kopi. Kedua mesin tersebut telah digunakan oleh kelompok dan dinilai membantu meningkatkan kapasitas pengolahan kopi. Kegiatan juga mencakup penyuluhan budidaya dan pascapanen kopi, pelatihan pembuatan kompos dan pupuk organik cair (POC), serta penguatan manajemen melalui penyuluhan pembukuan dan pelatihan penggunaan aplikasi keuangan sederhana. Kelompok kini mulai melakukan pencatatan keuangan, termasuk transaksi penggunaan mesin.
Sementara itu, pada KPE Padang Loang, tim memberikan pendampingan desain menggunakan Canva Pro, serta fasilitas printer sublimasi, mesin heat press, dan kaos untuk praktik produksi. Mitra juga mendapatkan pelatihan pembuatan sabun kopi sebagai souvenir khas Desa Bentenge. Produk kaos dan sabun kopi telah mulai diproduksi dan dikomersialkan oleh mitra.
Ketua Tim PDB, apt. Nurmaya Effendi, S.Si., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pemberian alat, tetapi juga pada transfer pengetahuan dan peningkatan keterampilan masyarakat.
“Harapan kami, kopi Bentenge tidak hanya memberikan nilai ekonomi dari hasil panennya, tetapi juga menjadi penggerak berbagai kegiatan ekonomi turunannya. Petani diperkuat dari sisi produksi dan pengelolaan usaha, sementara KPE Padang Loang mengembangkan produk kreatif yang memperkuat identitas Desa Bentenge sebagai desa wisata,” ujarnya.
Kepala Desa Bentenge, Rahmat Basuki, mengapresiasi program tersebut karena dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kapasitas pengolahan kopi dan membuka peluang pengembangan souvenir desa. 
Melalui sinergi perguruan tinggi, pemerintah desa, kelompok tani, dan Pokdarwis, PDB ini diharapkan memperkuat ekonomi lokal berbasis kopi, teknologi tepat guna, ekonomi kreatif, dan pariwisata Desa Bentenge secara berkelanjutan.
Bagikan:
Baca Juga

Berita Terkait