
Application of Probiotic Technology in Feed to Increase the Productivity of Tilapia Cultivation
Maros – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali melakukan pendampingan peningkatan kapasitas pembudidaya ikan nila di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sabtu (26/10/2025). Kegiatan mengusung inovasi penerapan teknologi probiotik dalam pakan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila.
Program ini merupakan kelanjutan dari pelatihan pembuatan pakan mandiri berbahan baku lokal yang telah dilaksanakan pada tahap sebelumnya. Pada fase pendampingan terbaru, tim memperkenalkan penggunaan probiotik untuk meningkatkan kecernaan pakan, efisiensi nutrisi, sehingga pertumbuhan, kelangsungan hidup dan efisiensi pakan ikan menjadi lebih optimal.
Tim pengabdi terdiri dari: Prof. Dr. Ir. Hasnidar, M.S., IPM; Prof. Dr. Ir. Andi Tamsil, M.S., IPM; Dr. Ir. Ernaningsih, MP didampingi alumni dan mahasiswa. Ketua Tim Pelaksana, Prof. Dr. Ir. Hasnidar, M.S., IPM, menjelaskan bahwa pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam usaha budidaya ikan, sehingga diperlukan inovasi teknologi tepat guna untuk menekan biaya produksi tanpa menurunkan kualitas hasil panen.
“Dengan penambahan probiotik, pakan akan lebih mudah dicerna, laju pertumbuhan ikan meningkat, serta kualitas air budidaya tetap terjaga untuk mendukung kesehatan ikan,” terangnya”.
Sebagai bagian dari program, tim memberikan sosialisasi mengenai manfaat probiotik, pelatihan cara aplikasi probiotik (EM4) pada pakan, serta pendampingan langsung di kolam budidaya mitra.
Hasil uji awal pemeliharaan benih nila selama ±1 bulan menunjukkan perkembangan positif,yaitu:
Pertumbuhan bobot meningkat ±25%
Tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR) sekitar 90%
Nilai Konversi Pakan (FCR) tercatat ±2,4
Capaian ini menegaskan bahwa penerapan probiotik dalam pakan dapat meningkatkan
produktivitas dan efisiensi usaha pembudidaya.
Masyarakat pembudidaya merespons baik program ini, karena turut membantu menekan biayaoperasional sekaligus meningkatkan hasil panen. Kehadiran kegiatan juga mendapat dukungandari Kepala Dusun serta tokoh masyarakat Desa Purnakarya.
Sebagai bentuk penguatan implementasi teknologi, tim pengabdian menyerahkan bantuan benihikan nila, pakan, serta probiotik kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Gertaqu yangdiketuai Ir. Sulaiman Borahima, M.Si.
Tim berharap program ini dapat berkelanjutan sehingga pembudidaya semakin mandiri dalamproduksi pakan berkualitas, meningkatkan keuntungan usaha, serta berkontribusi dalam penguatanekonomi keluarga melalui sektor perikanan yang efisien, produktif, dan ramah lingkungan.



