lpkm@umi.ac.id Makassar, Sulawesi Selatan
LPkM UMI — Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat
Beranda / Berita / Pengabdian BIMA Diktisaintek 2026: Tim UMI Terapkan Teknologi Pengolahan Kelapa Berbasis Potensi Lokal di Bulukumba
Pengabdian BIMA Diktisaintek 2026: Tim UMI Terapkan Teknologi Pengolahan Kelapa Berbasis Potensi Lokal di Bulukumba

Pengabdian BIMA Diktisaintek 2026: Tim UMI Terapkan Teknologi Pengolahan Kelapa Berbasis Potensi Lokal di Bulukumba

Bulukumba, 11 Juli 2026 – Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Fakultas Pertanian dan Bioremediasi Lahan Tambang kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pelaksanaan Program
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) BIMA Diktisaintek Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 11 Juli 2026 ini dilaksanakan di Desa Bonto Bulaeng, Kabupaten Bulukumba, dengan menggandeng Kelompok Tani Buhung Pute sebagai mitra utama dalam penerapan teknologi pengolahan kelapa berbasis potensi lokal.
Program pengabdian ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang melimpah, khususnya komoditas kelapa. Selama ini, kelapa yang dihasilkan petani sebagian besar masih dipasarkan dalam bentuk bahan baku sehingga nilai ekonominya relatif rendah. Oleh karena itu, tim pengabdian menghadirkan inovasi teknologi pengolahan yang diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperluas peluang usaha, serta memperkuat daya saing masyarakat dalam menghadapi perkembangan pasar.
Kegiatan pengabdian dipimpin oleh Dr. Ir. Abdul Haris, S.P., M.P., dosen Fakultas Pertanian dan Bioremediasi Lahan Tambang Universitas Muslim Indonesia, selaku Ketua Tim Pengabdian. Tim juga diperkuat oleh Ihwana As’ad, S.Ag., M.Sc., Ph.D., MTA., CPSM., yang turut berkontribusi dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat. Kolaborasi lintas bidang keilmuan ini menjadi salah satu kekuatan dalam menghadirkan solusi yang tidak hanya berorientasi pada aspek teknologi, tetapi juga mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia, kelembagaan kelompok tani, serta pengembangan kewirausahaan berbasis potensi desa.
Rangkaian kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi teknologi, serta diskusi interaktif mengenai pengolahan hasil kelapa. Materi yang diberikan mencakup teknik pengolahan yang efisien, pengendalian mutu produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh kelompok tani secara mandiri. Pendekatan partisipatif yang diterapkan dalam kegiatan ini memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk berdiskusi secara langsung mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan komoditas kelapa, sekaligus memperoleh solusi yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Antusiasme anggota Kelompok Tani Buhung Pute terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti sesi pelatihan, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai praktik budidaya dan pengolahan kelapa yang selama ini mereka lakukan. Interaksi yang terjalin antara tim pengabdian dan masyarakat diharapkan menjadi awal dari kerja sama
berkelanjutan dalam mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal yang mampu memberikan manfaat ekonomi secara nyata.
Menurut Ketua Tim Pengabdian, Dr. Ir. Abdul Haris, S.P., M.P., kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada transfer teknologi, tetapi juga bertujuan membangun kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal secara lebih produktif dan berkelanjutan. Perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang harus mampu
memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan agroindustri.
Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat BIMA Diktisaintek Tahun 2026, Universitas Muslim Indonesia berharap hasil kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat hilirisasi komoditas kelapa di Kabupaten Bulukumba. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, program ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya produk-
produk olahan kelapa yang bernilai tambah, memperluas peluang usaha, meningkatkan pendapatan petani, serta memperkuat ekonomi desa berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Universitas Muslim Indonesia dalam mendukung pembangunan pertanian yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.
Bagikan:
Baca Juga

Berita Terkait