lpkm@umi.ac.id Makassar, Sulawesi Selatan
LPkM UMI — Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat
Beranda / Berita / PKM Kelompok Diabetes untuk meningkatkan Self-Management melalui Cognitive Behavioural Therapy di Puskesmas Parangloe, Kab. Gowa
PKM Kelompok Diabetes untuk meningkatkan Self-Management melalui Cognitive Behavioural Therapy di Puskesmas Parangloe, Kab. Gowa

PKM Kelompok Diabetes untuk meningkatkan Self-Management melalui Cognitive Behavioural Therapy di Puskesmas Parangloe, Kab. Gowa

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia menggelar pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Parangloe Kelurahan Lanna, Kabupaten Gowa, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Mengangkat tema pengabdian tentang “PKM Kelompok Diabetes untuk meningkatkan Self-Management melalui Cognitive Behavioural Therapy di Puskesmas Parangloe, Kab. Gowa”, kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia sebagai penyandang dana dari kegiatan ini dan diikuti peserta kelompok prolanis sebagai penderita diabetes di Desa Parangloe.

Bertindak sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan PKM Dosen UMI adalah Nur Wahyuni Munir, S.Kep, Ns, M.Kep, Sp.Kep.MB didampingi anggota pelaksana Safruddin, S.Kep, Ns, M.Kep, Nurlina Akbar, S.ST., M.Kes dan dua anggota yang dilibatkan dari mahasiswa.

Kegiatan ini didampingi oleh empat orang petugas dari Puskesmas Parangloe. Salah satu penangunggjawab program Bu Jumriani mengucapkan terima kasih kepada pihak UMI karena Desa Parangloe masih dipercaya untuk dijadikan lokasi pengabdian. Lanjut ia berharap peserta dapat menambah pengetahuan dengan mengikuti kegiatan ini.

Nur Wahyuni Munir, S.Kep, Ns, M.Kep, Sp.Kep.MB dalam sambutannya mengatakan bahwa pemilihan Desa Parangloe sebagai lokasi pengabdian karena merupakan daerah mitra pengabdian UMI, lebih lanjut ia menjelaskan bahwa permasalahan sebagian penderita diabetes adalah kurangnya kontrol glukosa darah dan pola makan, sehingga kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan dan melatih penderita diabetes tentang terapi nonfarmakologis seperti Cognitive Behavioural Therapy atau terapi perilaku kognitif dan teknik relaksasi otot progeresif yang berguna untuk menurunkan kecemasan, stres, dan membuat pikiran dan atau perilaku negatif menjadi positif. Selain itu, juga diberikan pengetahuan tentang adaptasi menopause pada penderita diabetes, karena peserta pada umumnya berusia di atas 40 tahun dan sebagian besar lanjut usia.

Kegiatan diawali dengan pemberian pre-test berupa kuesioner sehingga tim dosen UMI berharap bahwa setelah kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat yang hadir sehingga kadar glukosa darah dalam rentang nilai normal.

Menurut salah seorang peserta ia sangat bersyukur dan berterima kasih atas ilmu yang didapatkan dan berharap dapat merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan:
Baca Juga

Berita Terkait