
مجموعة PKM PKK من خلال الابتكار وتنويع منتجات أوراق القشطة الشائكة المعالجة، تدرك استقلال الأسر الصحية والمنتجة
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia dan STIEM Bongayamelaksanakan pengabdin kepada masyarakat (PkM) Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat RuangLingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tema “PKM Kelompok PKK MelaluiInovasi Diversifikasi Produk Olahan Daun Sirsak Mewujudkan Kemandirian Keluarga Sehat danProduktif”. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2025 di Aula Desa Bonto Bunga dengansasaran utama mitra kegiatan ini adalah kelompok tim penggerak PKK Desa Bonto Bunga dan dihadirisebanyak 30 orang.
Tim PkM berasal dari Universitas Muslim Indonesia yang terdiri dari Mansur Sididi, SKM., M.Kessebagai ketua, Ayu Puspitasari, SKM., M.Kes dan Didit Fachri Rifai, SE, MM dari STIEM Bongaya sebagaianggota.
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Desa Bonto Bunga, H. Muh. Nasir, S.Ag yangdalam sambutannya sangat berterima kasih karena desa Bonto Bunga telah dipercaya untuk dijadikanlokasi pengabdian. Ia berharap kepada peserta yang hadir untuk mengikuti seluruh rangkaian acaramulai dari penyuluhan Kesehatan dan pelatihan pengolahan daun sirsak menjadi obat nyamuk alamidan daun teh herbal sirsak. Terakhir dia berharap agar kegiatan seperti ini senantiasa tetapdilaksanakan agar Masyarakat menjadi sehat dan produktif.
Bertindak sebagai pemateri pertama adalah Ketua Tim Mansur Sididi, SKM., M.Kes dengan temapenyuluhan tentang Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi serta memperkenalkan Manfaat DaunSirsak dari aspek Kesehatan. Lanjut materi selanjutnya oleh anggota tim PKM Ayu Puspitasari, SKM.,M.Kes dengan tema penyuluhan tentang Pencegahan dan pengendalian Penyakit Demam Berdarahdan Didit Fachri Rifai, SE., MM tentang Teknik pengemasan dan pemasaran berbasis Digital.
Setelah pemberian edukasi selanjutnya Tim PKM melakukan Pelatihan dan Demonstrasi PengolahanDaun Sirsak menjadi Produk Kesehatan seperti Oat nyamuk Spray dan teh daun sirsak. Selain itu jugaMitra di damping bagaimana caranya membuat produk olahan daun sirsak secara mandirimenggunakan alat dan bahan yang sudah disiapkan.
St. Sarah salah seorang peserta menuturkan sangat bersyukur dan berterima kasih ada lagi ilmu baruyang didapatkan tentang pembuatan daun sirsak menjadi obat nyamuk elektrik dan spray yang ramahuntuk lingkungan.
Alhamdulillah kegiatan ini sangat bagus sekali, kami sudah diberi penyuluhan Kesehatan tentangpencegahan DBD, pendendalian hipertensi dan ternyata daun sirsak banyak sekali manfaatnya. Melaluikegiatan ini tidak perlu lagi ikut kuliah karena ada tim pkm yang datang yang mau kasih informasi danmelalui pelatihan yang didapatkan tadi ia juga jadi tahu cara pengolahan daun sirsak dijadikan obatnyamuk alami dan dijadikan teh herbal.
Mansur Sididi selaku ketua Tim PKM menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitiandan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang telahmendanai kegiatan PkM ini dengan Nomor Kontrak Induk 126/C3/DT.05.00/PM/2025 (tertanggal 28Mei 2025), kontrak turunan 892/LL9/PPM/2025 (3 Juni 2025), dan 1489/C.06/UMI/VI/2025 (10 Juni2025).
Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Muslim Indonesia, LPKMUMI dan Tim PkM dari mahasiswa dan mitra Pengabdian Kepada Masyarakat Kelompok PKK DesaBonto Bunga yang telah mendukung kegiatan PkM ini.




