lpkm@umi.ac.id Makassar, Sulawesi Selatan
LPkM UMI — Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat
Beranda / Berita / PKM Pemanfaatan Daun Sirsak (Annona muricata) Sebagai Pengganti Obat Nyamuk Elektrik dan Spray yang Ramah Lingkungan
PKM Pemanfaatan Daun Sirsak (Annona muricata) Sebagai Pengganti Obat Nyamuk Elektrik dan Spray yang Ramah Lingkungan

PKM Pemanfaatan Daun Sirsak (Annona muricata) Sebagai Pengganti Obat Nyamuk Elektrik dan Spray yang Ramah Lingkungan

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada (14/11/2024) menggelar pengabdian kepada masyarakat di desa Bonto Bunga Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Adapun Tema pengabdian tentang “PKM Pemanfaatan Daun Sirsak (Annona muricata) Sebagai Pengganti Obat Nyamuk Elektrik Dan Spray Yang Ramah Lingkungan”. Sebagai ketua pelaksana kegiatan PKM Dosen UMI adalah Mansur Sididi, SKM., M.Kes didampingi anggota pelaksana Andi Mappanganro, S.Kep, Ns, M.Kep dan 3 anggota mahasiswa FKM UMI.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia sebagai penyandang dana dari kegiatan ini dan sebagai peserta dalam kegiatan berasal dari kelompok tim penggerak PKK Desa Bonto Bunga sebanyak 35 orang

Kepala Desa Bonto Bunga, H. Muh. Nasir, S.Ag dalam sambutannya sangat berterima kasih karena desa Bonto Bunga telah dipercaya untuk dijadikan lokasi pengabdian.

“Alhamdulillah saya selalu berterima kasih karena desa kita ini dipercaya oleh UMI untuk dijadikan tempat pengabdian kepada Masyarakat,” ungkapnya.

Lanjut ia mengemukakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena masyarakat bisa langsung membuat produk hasil olahan daun sirsak menjadi produk sebagai pengganti obat nyamuk.

Kegiatan ini diawali dengan pemberian Edukasi kepada Masyarakat tentang Penyakit Demam Berdarah yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdi agar Masyarakat lebih waspada dan melakukan Upaya pencegahan yang saat ini sudah masuk musim hujan. Setelah itu tim pengabdi mulai mempraktekkan cara mengolah daun sirsak menjadi obat nyamuk dengan alat dan bahan yang sudah disiapkan dan hasil dari produk ini  tim pengabdi membagikan kepada peserta yang hadir sebanyak 5 botol yang sudah siap pakai.

“Pemilihan daun sirsak ini karena mudah didapatkan dipekarangan rumah dan selama ini masih banyak yang belum tahu bahwa ternyata daun sirsak kalau di olah dengan baik dapat dijadikan sebagai pengganti obat nyamuk,” papar Mansur Sididi. “Selain itu obat nyamuk yang dibuat lebih ekonomis aman dan ramah lingkungan,” sambungnya.

Ia berharap bahwa setelah kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan Masyarakat yang hadir dalam membuat obat nyamuk dari daun sirsak yang menurut hasil penelitian efektif membasmi nyamuk dengan demikian Bonto Bunga bisa bebas dari penyakit DBD

Menurut salah seorang peserta ibu Kartika, sangat bersyukur dan berterima kasih ada lagi ilmu baru yang didapatkan tentang pembuatan daun sirsak menjadi obat nyamuk elektrik dan spray yang ramah untuk lingkungan.

“Saya dan ibu ibu yang hadir sangat bersyukur dan berterima kasih kepada tim dari UMI adalagi ilmu baru yang di dapat bahwa ternayat daun sirsak bisa menjadi obat nyamuk elektrik dan spray yang ramah untuk lingkungan,” tukasnya.

Bagikan:
Baca Juga

Berita Terkait