
Tim Dosen UMI Terapkan Sistem IOT untuk Optimalkan Keamanan Listrik di SMK Negeri 6 Bulukumba
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan keamanan dan efisiensi sistem kelistrikan di SMK Negeri 6 Bulukumba, Sulawesi Selatan. Inovasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keamanan lingkungan belajar melalui pemanfaatan teknologi modern.
“Keselamatan siswa dan efisiensi energi menjadi prioritas utama dalam pengembangan sistem ini,” ungkap Ir. Bayu Adrian Ashad, S.T., M.T., ketua tim PKM yang juga merupakan dosen Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik UMI. Sistem pemantauan berbasis IoT yang diterapkan mampu mendeteksi dan mencegah potensi bahaya kelistrikan secara real-time. Didampingi oleh Ramdaniah, S.Kom., M.T., MTA sebagai anggota tim yang merupakan dosen Program Studi Teknik Informatika UMI, program ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memberikan edukasi komprehensif kepada warga sekolah. Para guru dan siswa mendapatkan pemahaman praktis tentang teknologi IoT yang saat ini menjadi tren global dalam revolusi industri 4.0.
Kepala SMK Negeri 6 Bulukumba, Baharuddin, S.Pd., M.M., menyambut positif implementasi teknologi ini. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan tim PKM UMI. Sistem ini sangat membantu dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan modern bagi siswa-siswi kami,” ujarnya.
Program ini menghadirkan beberapa manfaat strategis bagi sekolah:
- Peningkatan keamanan sistem kelistrikan melalui pemantauan otomatis
- Pengurangan risiko kecelakaan akibat gangguan listrik
- Efisiensi penggunaan energi listrik
- Peningkatan kompetensi teknologi bagi guru dan siswa
- Modernisasi infrastruktur sekolah
Implementasi sistem IoT ini juga memberikan pengalaman hands-on bagi siswa dalam memahami aplikasi teknologi modern. Program ini menjadi bukti nyata kontribusi UMI dalam pengembangan pendidikan vokasi melalui transfer teknologi dan pengetahuan. Sistem yang diterapkan diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi institusi pendidikan lain dalam mengoptimalkan keamanan dan efisiensi sistem kelistrikan mereka. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam menghadapi tantangan era digital




