lpkm@umi.ac.id Makassar, Sulawesi Selatan
LPkM UMI — Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat
Beranda / Berita / Tim PKM Fakultas Pertanian UMI Melakukan Pendampingan Modifikasi Sayuran Hidroponik Menjadi Produk Mie Sayur
Tim PKM Fakultas Pertanian UMI Melakukan Pendampingan Modifikasi Sayuran Hidroponik Menjadi Produk Mie Sayur

Tim PKM Fakultas Pertanian UMI Melakukan Pendampingan Modifikasi Sayuran Hidroponik Menjadi Produk Mie Sayur

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia, melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada Kelompok Wanita ”Marannu” pada Sabtu, 30 November 2024.   Kegiatan ini ketuanya ibu Dr. Suherah, SP., MP dan anggotanya ibu Dr. Ir. Nurliani, MS. serta melibatkan 2 orang mahasiswa Agribisnis.

Kegiatan ini sebagai bentuk implementasi dari program Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan “Modifikasi Sayuran Hidroponik Menjadi Produk Mie Sayur di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Dr. Nurliani mengatakan bahwa teknik budidaya sayuran yang menggunakan sistem hidroponik, selain tidak membutuhkan lahan yang luas juga tanaman tumbuh dengan cepat sehingga dapat dipanen dalam waktu singkat. Sayuran hidroponik memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan, khususnya untuk segmentasi pasar konsumen yang mengutamakan kualitas, kandungan gizi dan higienis. Dengan adanya kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini modifikasi mie olahan sayur dapat menjadi peluang usaha, karena bahan baku tersedia setiap waktu tidak mengenal musim sehingga usaha pengolahan sayuran menjadi mie sayur sehat dapat dengan mudah dilakukan sendiri oleh ibu-ibu dalam menyajikan variasi menu makanan yang sehat, bergizi dan murah.

Pada kesempatan yang sama Dr. Suherah yang merupakan Ketua Pelaksana Program PKM mengungkapkan bahwa buah dan sayuran merupakan unsur yang esensial pada menu makanan untuk memenuhi kebutuhan akan zat gizi setiap anggota keluarga. Mengkonsumsi sayur yang cukup harus diterapkan pada anak sejak dini. Salah satu cara sederhana dan mudah dilakukan untuk merangsang  agar  anak  mau  makan  sayur yaitu  dengan  variasi  (modifikasi)  sayuran. Modifikasi olahan sayur diharapkan dapat menjadi alternatif untuk mengatasi masalah kesulitan makan sayur pada anak-anak.

Pelaksanaan kegiatan PKM ini merupakan salah satu solusi memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pengolahan sayuran menjadi mie sayur sehat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesadaran, serta memotivasi masyarakat khususnya kelompok ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah sayuran menjadi produk mie sayur sehat, meningkatnya nilai ekonomi dan daya tahan sayuran, sehingga dapat menciptakan peluang berusaha.

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat  (PKM)  ini juga melibatkan 2 orang mahasiswa  program studi Agribisnis Fakultas Pertanian UMI, tutupnya.

Bagikan:
Baca Juga

Berita Terkait