lpkm@umi.ac.id Makassar, Sulawesi Selatan
LPkM UMI — Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat
Beranda / Berita / Tim PMM 2026 Farmasi dan Kebidanan UMI Lakukan Pengabdian kepada Kelompok PKK dan Kader Posyandu di Kelurahan Pandang
Tim PMM 2026 Farmasi dan Kebidanan UMI Lakukan Pengabdian kepada Kelompok PKK dan Kader Posyandu di Kelurahan Pandang

Tim PMM 2026 Farmasi dan Kebidanan UMI Lakukan Pengabdian kepada Kelompok PKK dan Kader Posyandu di Kelurahan Pandang

Makassar, 5 Agustus 2026 — Tim Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) 2026 dari Program Studi Farmasi dan Program Studi Kebidanan Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran kelompok PKK dan kader Posyandu di Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.
Kegiatan yang dilaksanakan mulai 16 Juli hingga 5 Agustus 2026 ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (DIKTISAINTEK) Tahun 2026.
Rangkaian kegiatan dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kelompok PKK serta kader Posyandu dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya terkait kesehatan ibu dan anak serta penggunaan obat yang tepat.

Pentingnya Pengabdian kepada Masyarakat

Ketua tim pengabdian, apt. Sukmawati, S.Farm., M.Farm., menyampaikan bahwa kegiatan PMM merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dan perguruan tinggi kepada masyarakat.
Menurut Sukmawati, kegiatan pengabdian tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama proses pendidikan, tetapi juga menjadi media untuk membangun kolaborasi dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan solusi dan meningkatkan kapasitas masyarakat. Melalui kegiatan PMM ini, mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung,” ujar Sukmawati.
Ia menambahkan bahwa kader PKK dan Posyandu memiliki peran penting karena berada dekat dengan masyarakat. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader diharapkan dapat memperkuat peran mereka dalam membantu menyampaikan informasi kesehatan kepada keluarga di lingkungan Kelurahan Pandang.

Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak: Fokus pada Preeklampsia dan Stunting 

Salah satu kegiatan utama dalam rangkaian pengabdian adalah penyuluhan kesehatan ibu dan anak, dengan materi yang berfokus pada preeklampsia dan stunting. Materi tersebut disampaikan oleh Nurul Husnah, S.ST., M.Keb.
Nurul Husnah menjelaskan bahwa kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian sejak masa kehamilan hingga periode pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Kader Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatan ibu dan anak. Pemahaman mengenai preeklampsia diperlukan agar kader dapat mengenali tanda dan faktor risiko serta mendorong ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan,” jelas Nurul Husnah.
Selain preeklampsia, peserta juga mendapatkan materi mengenai stunting. Menurutnya, pencegahan stunting perlu dilakukan secara berkesinambungan melalui perhatian terhadap kesehatan ibu sejak masa kehamilan, pemenuhan gizi, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, serta pola asuh yang tepat.
“Pencegahan stunting bukan hanya dilakukan ketika anak sudah mengalami masalah pertumbuhan, tetapi perlu dimulai sejak masa kehamilan dan dilakukan secara berkelanjutan. Kader Posyandu dapat menjadi salah satu penggerak dalam memberikan edukasi dan mendorong keluarga untuk melakukan pemantauan kesehatan ibu dan anak secara rutin,” tambahnya.

Tingkatkan Kesadaran tentang Kepatuhan Minum Obat

Materi selanjutnya yang diberikan kepada kelompok PKK dan kader Posyandu adalah pentingnya kepatuhan minum obat, yang disampaikan oleh apt. Andi Maulana K. Petta Lolo, S.Farm.,
M.Pharm.Klin.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi obat sesuai dengan aturan penggunaan, dosis, waktu pemberian, serta petunjuk tenaga kesehatan.
Andi Maulana menjelaskan bahwa kepatuhan pasien dalam menggunakan obat merupakan salah satu faktor penting yang dapat mendukung keberhasilan pengobatan.
“Kepatuhan minum obat sangat penting untuk memastikan terapi dapat memberikan hasil yang optimal. Pasien sebaiknya menggunakan obat sesuai dosis dan aturan yang telah ditentukan serta tidak menghentikan pengobatan atau mengubah dosis secara mandiri tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan,” ungkap Andi Maulana.
Ia juga menekankan pentingnya peran kader dan keluarga dalam mengingatkan serta mendampingi anggota keluarga yang sedang menjalani pengobatan.
“Kader dapat membantu memberikan informasi dasar kepada masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar dan mengingatkan masyarakat agar selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami kendala atau memiliki pertanyaan terkait obat yang digunakan,” tambahnya.

Perkuat Peran PKK dan Kader Posyandu

Rangkaian kegiatan PMM 2026 Farmasi dan Kebidanan UMI di Kelurahan Pandang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kelompok PKK serta kader Posyandu dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan akademik yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar berinteraksi dan mengidentifikasi kebutuhan kesehatan masyarakat secara langsung.
Sinergi antara UMI, kelompok PKK, kader Posyandu, dan masyarakat Kelurahan Pandang diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga kegiatan pengabdian tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi memberikan dampak berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Kegiatan PMM 2026 yang berlangsung pada 16 Juli sampai 5 Agustus 2026 ini menjadi salah satu wujud komitmen mahasiswa Farmasi dan Kebidanan UMI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan promotif dan preventif di bidang kesehatan.
Bagikan:
Baca Juga

Berita Terkait