
UMI Berdayakan Petani Leang Leang dengan Inovasi Susu Kedelai
Maros, 24 Oktober 2024– Desa Leang Leang, dikenal sebagai salah satu sentra produksi kedelai terbesar di Kabupaten Maros, kini semakin berjaya. Hal ini berkat inisiatif inovatif dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang sukses menggelar pelatihan pembuatan susu kedelai.
Pelatihan yang dipimpin oleh Dr. Ir. St Sabahannur, M.P., bersama tim ahli dan mahasiswa Fakultas Pertanian, telah berhasil membekali kelompok wanita tani setempat dengan keterampilan mengolah kedelai menjadi produk bernilai tambah, yaitu susu kedelai berkualitas tinggi. Dengan demikian, potensi kedelai lokal yang melimpah dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Transformasi Petani Menjadi Pengusaha
“Kami ingin lebih dari sekadar memberikan pelatihan,” ujar Dr. Ir. St Sabahannur. “Kami ingin menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan petani, terutama kaum perempuan. Melalui pelatihan ini, mereka tidak hanya menjadi produsen susu kedelai, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan usaha kecil menengah berbasis pertanian”.
Harapannya, susu kedelai produksi Desa Leang Leang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dapat dipasarkan ke wilayah yang lebih luas. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Kemitraan yang Berkelanjutan
Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterapkan langsung untuk memecahkan masalah di masyarakat. Fakultas Pertanian UMI berkomitmen untuk terus menjalin kemitraan dengan Desa Leang Leang, memberikan pendampingan dan dukungan agar usaha susu kedelai ini dapat berkembang secara berkelanjutan.



