
UMI Diseminasikan Teknologi Smart Corn Planting (SCP) untuk Mendukung Penanaman Jagung Modern dan Berkelanjutan di Bulukumba
Bulukumba, 27 Juni 2026 – Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) BIMA Diktisaintek Tahun 2026.
Melalui kegiatan bertajuk “Diseminasi Teknologi Smart Corn Planting (SCP) dalam Proses Penanaman Jagung Modern dan Berkelanjutan”, tim pengabdian memperkenalkan inovasi teknologi penanaman jagung kepada masyarakat tani di Kelurahan Ballasaraja, Kabupaten Bulukumba.
Kegiatan ini bermitra dengan Kelompok Tani Darincing 1 sebagai kelompok sasaran dalam penerapan teknologi Smart Corn Planting (SCP). Program tersebut bertujuan meningkatkan efisiensi proses penanaman jagung melalui pemanfaatan teknologi tepat guna yang mampu mempercepat pekerjaan di lapangan, menghasilkan jarak tanam yang lebih seragam, serta
mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani.
Program pengabdian dipimpin oleh Ir. Anwar Robbo, S.P., M.SP., M.P., dosen Fakultas Pertanian dan Bioremediasi Lahan Tambang Universitas Muslim Indonesia sebagai Ketua Tim. Kegiatan ini juga didukung oleh dua anggota tim, yaitu Najirah, S.Kom., M.T., dosen Teknik Informatika Universitas Handayani, serta Ir. Muliaty Galib, M.P., dosen Fakultas Pertanian dan
Bioremediasi Lahan Tambang UMI. Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kekuatan dalam menghadirkan solusi yang memadukan teknologi pertanian dengan pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung transformasi sektor pertanian menuju era digital.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai pentingnya modernisasi pertanian serta pemanfaatan mekanisasi dalam budidaya jagung. Tim pengabdian menjelaskan bahwa penggunaan teknologi Smart Corn Planting (SCP) dapat membantu petani mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja, meningkatkan efisiensi waktu tanam, dan
menghasilkan populasi tanaman yang lebih seragam. Keseragaman tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman dan peningkatan hasil panen.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti demonstrasi lapangan mengenai cara pengoperasian alat Smart Corn Planting (SCP). Pada sesi ini, anggota Kelompok Tani Darincing 1 memperoleh kesempatan untuk mencoba secara langsung penggunaan alat di lahan pertanian. Pendampingan dilakukan mulai dari proses pengaturan alat, teknik penanaman,
hingga pemeliharaan agar alat dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan budidaya sehari-hari.
Bioremediasi Lahan Tambang UMI. Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kekuatan dalam menghadirkan solusi yang memadukan teknologi pertanian dengan pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung transformasi sektor pertanian menuju era digital.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai pentingnya modernisasi pertanian serta pemanfaatan mekanisasi dalam budidaya jagung. Tim pengabdian menjelaskan bahwa penggunaan teknologi Smart Corn Planting (SCP) dapat membantu petani mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja, meningkatkan efisiensi waktu tanam, dan
menghasilkan populasi tanaman yang lebih seragam. Keseragaman tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman dan peningkatan hasil panen.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti demonstrasi lapangan mengenai cara pengoperasian alat Smart Corn Planting (SCP). Pada sesi ini, anggota Kelompok Tani Darincing 1 memperoleh kesempatan untuk mencoba secara langsung penggunaan alat di lahan pertanian. Pendampingan dilakukan mulai dari proses pengaturan alat, teknik penanaman,
hingga pemeliharaan agar alat dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan budidaya sehari-hari.
Ketua Tim Pengabdian, Ir. Anwar Robbo, S.P., M.SP., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mentransfer hasil inovasi kepada masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi yang aplikatif terhadap berbagai tantangan yang dihadapi petani, sehingga hasil penelitian tidak hanya berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para petani aktif berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam budidaya jagung, sekaligus memberikan masukan terkait penerapan teknologi di lapangan. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam proses diseminasi teknologi karena memungkinkan inovasi yang diperkenalkan dapat
disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lokal masyarakat.
Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat BIMA Diktisaintek Tahun 2026 ini, Universitas Muslim Indonesia berharap teknologi Smart Corn Planting (SCP) dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat sehingga mampu meningkatkan efisiensi usaha tani jagung, memperkuat produktivitas pertanian, serta mendorong terwujudnya sistem pertanian yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan pertanian nasional serta peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Bulukumba.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para petani aktif berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi dalam budidaya jagung, sekaligus memberikan masukan terkait penerapan teknologi di lapangan. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam proses diseminasi teknologi karena memungkinkan inovasi yang diperkenalkan dapat
disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lokal masyarakat.
Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat BIMA Diktisaintek Tahun 2026 ini, Universitas Muslim Indonesia berharap teknologi Smart Corn Planting (SCP) dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat sehingga mampu meningkatkan efisiensi usaha tani jagung, memperkuat produktivitas pertanian, serta mendorong terwujudnya sistem pertanian yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan pertanian nasional serta peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Bulukumba.



