PENERAPAN SMART METER UNTUK PENGELOLAAN ENERGI DAN PENINGKATAN EFISIENSI TAMBAK DI UD TANI NILA NUSANTARA

PENERAPAN SMART METER UNTUK PENGELOLAAN ENERGI DAN PENINGKATAN EFISIENSI TAMBAK DI UD TANI NILA NUSANTARA

Pangkep (LPkM UMI) — Inovasi teknologi kembali hadir dari tim dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unggulan bertajuk “Penerapan Smart Meter untuk Pengelolaan Energi dan Peningkatan Efisiensi Tambak di UD Tani Nila Nusantara.”

Program ini menjadi langkah nyata UMI dalam mendorong transformasi digital di sektor perikanan rakyat, khususnya dalam pengelolaan energi tambak berbasis Internet of Things (IoT).

Kegiatan berlangsung selama empat bulan, sejak Agustus hingga November 2025, dengan pelaksanaan lapangan hingga Oktober dan tahap akhir berupa penyusunan laporan dan publikasi hasil kegiatan pada bulan November.

Program ini berlokasi di UD Tani Nila Nusantara, Mattampa, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang menjadi mitra utama penerapan sistem smart meter berbasis IoT di lingkungan tambak.

Tim pelaksana terdiri atas:

Ketua: Ir. Bayu Adrian Ashad, S.T., M.T. — Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik UMI Anggota: Ramdaniah, S.Kom., M.T., MTA — Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer UMI

Mahasiswa terlibat: dua orang mahasiswa dari Program Studi Teknik Elektro dan Program Studi Teknik Informatika yang berperan dalam pendampingan teknis dan dokumentasi kegiatan.

Ketua tim, Ir. Bayu Adrian Ashad, S.T., M.T., menjelaskan bahwa teknologi smart meter menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi energi di sektor perikanan yang selama ini masih menggunakan sistem manual.

“Smart meter berbasis IoT memungkinkan petambak memantau penggunaan listrik secara realtime dan akurat. Data yang dihasilkan membantu pengelola mengetahui konsumsi energi tiap alat dan melakukan penyesuaian agar lebih efisien,” ungkapnya.

Sementara itu, Ramdaniah, S.Kom., M.T., MTA, selaku anggota tim, menekankan pentingnya pendampingan dalam proses adopsi teknologi digital oleh masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya sebatas pemasangan alat, tetapi juga memberikan pelatihan agar mitra mampu mengoperasikan sistem dan memahami data energi secara mandiri,” jelasnya.

Hasil observasi awal menunjukkan bahwa pengelolaan energi di tambak masih dilakukan secara konvensional tanpa sistem pemantauan yang jelas. Peralatan seperti aerator dan pompa air sering dioperasikan tanpa pengaturan waktu, menyebabkan pemborosan energi dan meningkatnya biaya operasional.

Melalui penerapan smart meter, konsumsi listrik kini dapat dipantau secara digital melalui dashboard interaktif yang menampilkan data arus, tegangan, dan penggunaan energi tiap perangkat secara langsung.

Selama kegiatan berlangsung, tim UMI melaksanakan sosialisasi dan pelatihan teknis penggunaan smart meter bagi pemilik dan karyawan tambak. Pelatihan mencakup cara membaca data energi, analisis pola pemakaian, serta perawatan alat sederhana agar sistem dapat digunakan secara berkelanjutan.

Kehadiran dua mahasiswa dari Teknik Elektro dan Teknik Informatika turut memperkuat kegiatan ini melalui dukungan teknis dan dokumentasi implementasi sistem di lapangan.

Pemilik UD Tani Nila Nusantara, Rachmatullah, S.T., menyambut baik kegiatan ini karena membawa dampak langsung bagi operasional tambak.

“Dulu kami menyalakan pompa dan aerator berdasarkan kebiasaan. Sekarang kami bisa melihat data pemakaian listrik secara langsung dan menyesuaikan waktu kerja alat agar lebih hemat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi, penerapan smart meter di tambak ini terbukti meningkatkan efisiensi energi dan menumbuhkan kesadaran baru tentang pentingnya manajemen energi berbasis data.

Program ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi lintas disiplin antara Teknik Elektro dan Teknik Informatika dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM UMI).

Melalui inovasi smart meter berbasis IoT, UMI terus berkomitmen mendukung penerapan teknologi tepat guna demi mewujudkan tambak cerdas yang efisien, produktif, dan ramah lingkungan.

Previous Pemberdayaan Masyarakat Petambak di Kabupaten Pangkep melalui Transformasi Digital Manajemen Tambak berbasis Aplikasi Feeder Planner
Next Inovasi Alat Pelindung Diri Untuk Pencegahan Infeksi Pernafasan Pekerja Industri Kerajinan Besi di Massepe Kab.Sidenreng Rappang

About author

You might also like

Berita

PKM Pemanfaatan Daun Sirsak (Annona muricata) Sebagai Pengganti Obat Nyamuk Elektrik dan Spray yang Ramah Lingkungan

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada (14/11/2024) menggelar pengabdian kepada masyarakat di desa Bonto Bunga Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Adapun Tema pengabdian tentang “PKM Pemanfaatan Daun

Berita

PKM Kelompok Masyarakat Perikanan Melalui Transformasi Tambak Tradisional Menuju Sistem Pentokolan dengan Inovasi Baby Box untuk Diversifikasi Usaha Udang Windu

Sistem Pentokolan merupakan konsep budidaya zonasi, di mana kolam dibagi menjadi beberapa area dengan fungsi berbeda — mulai dari penampungan air, sedimentasi, hingga kolam pemeliharaan utama. Sistem ini membuat pengelolaan

Informasi

Peningkatan Keterampilan Tenaga Kerja Lokal Menyelaraskan Kompetensi dengan Kebutuhan Industri Maju di Selangor Kuala Lumpur Malaysia

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPKM Universitas Muslim Indonesia UMI Makassar terus menunjukkan komitmen dalam memberdayakan masyarakat melalui kegiatan pengabdian internasional. Di Sri Bayu Apartement, Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia,