Pemberdayaan Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Populer Berbasis Project-Based Learning untuk Membangun Budaya Literasi Akademik Siswa SMA Insan Cendekia Syech Yusuf

Pemberdayaan Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Populer Berbasis Project-Based Learning untuk Membangun Budaya Literasi Akademik Siswa SMA Insan Cendekia Syech Yusuf

Gowa, 23 Oktober 2025 — Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan karya ilmiah populer berbasis Project-Based Learning (PjBL) di SMA Insan Cendekia Syech Yusuf, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi akademik di kalangan pelajar sekaligus meningkatkan keterampilan menulis ilmiah yang kreatif dan komunikatif.

Pelatihan yang berlangsung di aula utama sekolah ini diikuti oleh puluhan siswa dari berbagai tingkat kelas. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dipandu langsung oleh tim dosen Fakultas Sastra UMI, yakni Umar Mansyur, S.Pd., M.Pd. selaku ketua pelaksana, bersama dua anggota, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd. dan Rahmat, S.S., M.Pd.

Program ini dirancang dalam tiga tahapan, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Namun, inti kegiatan terletak pada tahap pelaksanaan yang memuat tujuh sesi pelatihan menulis terstruktur dan aplikatif. Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terjun langsung menjalankan proyek menulis hingga hasilnya dipublikasikan.

Pada sesi awal, siswa diajak mengenal kembali urgensi literasi menulis dan peran karya ilmiah populer dalam menyebarkan pengetahuan kepada masyarakat. Mereka kemudian menyusun pertanyaan dasar seputar isu-isu sederhana di lingkungan sekolah, seperti program makan bergizi gratis, literasi digital, atau gaya hidup remaja, untuk dijadikan topik artikel ilmiah populer.

Tahapan berikutnya membawa siswa ke pengalaman belajar yang lebih aktif. Mereka bekerja dalam kelompok kecil, melakukan observasi dan wawancara sederhana, lalu menulis artikel berdasarkan data yang dikumpulkan. Tim PKM dosen dan mahasiswa mendampingi proses penulisan, memberikan umpan balik, dan melatih siswa melakukan revisi serta penyuntingan teks.

Setelah melewati tahap penyuntingan, karya siswa dipublikasikan melalui buletin sekolah, majalah dinding literasi, atau galeri kelas. Hasil tulisan juga dipresentasikan di hadapan guru dan rekan sebaya dalam sesi refleksi bersama. Momen ini menjadi puncak kegiatan yang memupuk rasa percaya diri dan kebanggaan siswa terhadap hasil karya mereka.

Ketua pelaksana, Umar Mansyur, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan menulis, tetapi juga pada pembentukan karakter berpikir kritis dan kolaboratif.

“Kami ingin menumbuhkan budaya menulis yang hidup di sekolah. Dengan pendekatan Project-Based Learning, siswa belajar menulis bukan sebagai tugas, tapi sebagai pengalaman nyata untuk meneliti, berpikir, dan berkomunikasi,” ujarnya.

Menurutnya, hasil yang terlihat selama pelaksanaan cukup menggembirakan. Siswa mulai terbiasa menyusun ide secara sistematis, menggunakan data sederhana, serta menulis dengan gaya bahasa yang menarik. “Yang terpenting, mereka menemukan makna baru bahwa menulis bisa menyenangkan dan bermakna,” tambahnya.

Kepala SMA Insan Cendekia Syech Yusuf, Muh. Aminuddin, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kehadiran tim PKM UMI yang membawa pendekatan pembelajaran inovatif ke sekolahnya.

“Kami sangat berterima kasih karena kegiatan ini membuka wawasan baru bagi siswa dan guru. Siswa kami menjadi lebih percaya diri dan terinspirasi untuk terus menulis. Ke depan, kami berencana menjadikan kegiatan ini bagian dari program literasi sekolah secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain siswa, guru Bahasa Indonesia juga terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka berperan sebagai mitra pendamping dalam setiap sesi untuk memastikan keberlanjutan program setelah kegiatan PKM berakhir. Modul panduan dan rubrik penilaian yang disusun tim UMI nantinya akan digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran literasi menulis di kelas.

Program ini merupakan bagian dari PKM Unggulan UMI Tahun 2025 yang menargetkan penguatan literasi akademik di sekolah mitra melalui metode pembelajaran berbasis proyek. Melalui penerapan PjBL, siswa tidak hanya berlatih menulis, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, dan berani menyampaikan gagasan secara ilmiah dan kreatif.

“Kami berharap SMA Insan Cendekia menjadi contoh baik dalam membangun budaya literasi produktif. Ini langkah kecil, tapi dampaknya bisa panjang bagi pembentukan karakter akademik generasi muda,” tutup Umar Mansyur.

Previous Pelatihan Digital Menulis Cerita Islami Untuk Gerakan Literasi Remaja Masjid Nurul Ma'arif Paropo Kota Makassar
Next DETEKSI DINI DAN INOVASI PANGAN SEHAT CEGAH HIPERTENSI BAGI KOMUNITAS PEREMPUAN FATAYAT NU DI MALAYSIA

About author

You might also like

Berita

Implementasi Sistem Layanan Mandiri untuk Efisiensi Administrasi Desa Biji Nangka Kabupaten Sinjai

Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) untuk pertama kalinya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Biji Nangka, Kabupaten Sinjai, pada Selasa, 11 November 2025. Kegiatan ini merupakan

Agenda

LPMD UMI Latih Supervisi KKN

UMI Makassar – Dalam membangun penyamaan persepsi dan pandangan terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus mengembangkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan dosen UMI sebagai dosen pembimbing/supervisi KKN, Lembaga Pengabdian Masyarakat

Informasi Pengabdian Dosen

Pemberdayaan Ibu-Ibu Pkk Dalam Produksi Cabe Kering Dan Abon Cabe Di Desa Paddinging Kec. Sanrobone Kab. Takalar

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) merupakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi dan sebagai upaya perguruan tinggi untuk menjalin kerjasama dengan masyarakat. Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia berkolaborasi