Rehabilitasi Gigi Hilang dan Pelatihan Perawatan Gigi Tiruan pada Masyarakat Pesisir

Rehabilitasi Gigi Hilang dan Pelatihan Perawatan Gigi Tiruan pada Masyarakat Pesisir

Sebagai bagian integral dari pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi wujud nyata kontribusi akademisi dalam menjawab kebutuhan kesehatan di wilayah yang pesisir.

Pada Rabu, 15 Oktober 2025, Tim Pengabdian Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan bertajuk rehabilitasi gigi hilang dan pelatihan perawatan gigi tiruan bagi masyarakat pesisir Pulau Lae-Lae.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat UMI dan melalui dukungan Pendanaan Yayasan Wakaf UMI, dipimpin oleh drg. Maqhfirah Amiruddin, Sp.Pros., dosen Fakultas Kedokteran Gigi, bersama Suryanti S., Amd.Keb., M.Keb., dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, serta melibatkan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Dokter Gigi FKG UMI.

Kegiatan ini bermitra dengan Puskesmas Makkasau Kota Makassar, berkoordinasi langsung dengan dokter gigi puskesmas dan jajarannya. Pulau Lae-Lae, yang terletak di gugusan Kepulauan Spermonde dan secara administratif berada dalam wilayah Kelurahan Lae-Lae, Kecamatan Ujung Pandang, dipilih sebagai lokasi kegiatan karena keterbatasan akses layanan kesehatan gigi di wilayah pesisir.

Dalam kegiatan ini, Tim Pengabdian menyampaikan edukasi mengenai pentingnya rehabilitasi gigi hilang dan tata cara perawatan gigi tiruan kepada masyarakat dari komunitas lokal. Materi yang disampaikan meliputi fungsi gigi tiruan dalam mengembalikan estetika wajah, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki artikulasi bicara, memulihkan kemampuan mengunyah, serta mencegah pergeseran gigi yang tersisa. Penekanan juga diberikan pada pentingnya pemeliharaan gigi tiruan, dan melakukan kunjungan berkala ke dokter gigi setiap enam bulan.

Kegiatan ditutup dengan sesi pelatihan langsung mengenai perawatan gigi tiruan, disertai pembagian materi edukatif berupa poster dan brosur, serta souvenir berupa sikat dan pasta gigi. Tingginya antusiasme peserta tercermin dari kehadiran yang mencapai target maksimal dan diskusi yang berlangsung aktif.

Peserta menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini karena memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya rehabilitasi gigi hilang dan perawatan gigi tiruan secara tepat dan berkelanjutan.

Previous PELATIHAN LITERASI DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI SISWA SD INPRES JAPING KAB. GOWA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI
Next CHOCOLATE ICE STICK SEBAGAI INOVASI PRODUK MAKANAN UNTUK PENINGKATAN GIZI ANAK-ANAK PADA MADRASAH IBTIDAIYAH AL – FITRAH LANRAKI MAKASSAR

About author

You might also like

Berita

Peningkatan Kesadaran dan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui Edukasi dan Skrining Kesehatan bagi Petugas Kebersihan

Makassar, 29 Agustus 2025 – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Peningkatan Kesadaran dan Deteksi Dini Penyakit

Berita

Pengelolaan Website dan Teknik Jurnalistik bagi Pimpinan dan Karyawan LPkM UMI

LPkM-UMI, Makassar – Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (LPkM-UMI) menggelar kegiatan pengelolaan website dan Teknik Jurnalistik untuk mendukung monitoring evaluasi Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internal dan Direktorat Riset,

Informasi Pengabdian Dosen

PKM Kelompok PKK MelaluiInovasi Diversifikasi Produk Olahan Daun Sirsak Mewujudkan Kemandirian Keluarga Sehat danProduktif

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia dan STIEM Bongaya melaksanakan pengabdin kepada masyarakat (PkM) Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tema “PKM Kelompok PKK