Pembinaan Hukum dalam Bentuk Pendidikan dan Penyadaran Hukum tentang Pemberdayaan Perempuan unuk Kesetaraan Meningkatkan Partisipasi dalam Pembangunan

Pembinaan Hukum dalam Bentuk Pendidikan dan Penyadaran Hukum tentang Pemberdayaan Perempuan unuk Kesetaraan Meningkatkan Partisipasi dalam Pembangunan

Gowa, Sulawesi Selatan — Tim dosen Universitas Nuslim Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pembinaan Hukum dalam Bentuk Pendidikan dan Penyadaran Hukum tentang Pemberdayaan Perempuan untuk Kesetaraan Meningkatkan Partisipasi dalam Pembangunan Lingkungan Hidup” di Kelurahan Lanna, Kabupaten Gowa (Selasa, 07 Oktorber 2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI) tahun 2025.

Tim Pengabdi Ketua Tim Dr. St. Ulfah, S.H., M.H. dan Anggota Tim Dr. Satri Hasyim, S.H., M.H.Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong peran aktif perempuan dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang pelestarian lingkungan hidup.Program yang melibatkan unsur akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman hukum yang komprehensif kepada perempuan agar mampu berdaya secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Melalui pendekatan edukatif dan dialogis, peserta diajak memahami pentingnya kesetaraan gender dalam pembangunan serta hak-hak hukum yang melindungi peran perempuan dalam masyarakat.

Dr. ST. Ulfah menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari kenyataan bahwa perempuan sering kali menjadi pihak yang paling terdampak oleh masalah lingkungan, namun justru memiliki potensi besar dalam menjaga kelestariannya.“Perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan ramah lingkungan di tingkat keluarga dan komunitas. Melalui pendidikan hukum dan kesadaran akan hak serta tanggung jawabnya, mereka dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pembekalan tentang dasar-dasar hukum lingkungan, kebijakan kesetaraan gender, dan bentuk-bentuk partisipasi perempuan dalam pembangunan. Diskusi juga menyoroti bagaimana perempuan dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah rumah tangga, hingga menginisiasi kegiatan penghijauan di lingkungan sekitar.Menurut Dr. Satri Hasyim, PKM ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, civitas akademika tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga belajar dari dinamika sosial masyarakat di tingkat lokal.

Pemerintah kelurahan turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena membantu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, terutama bagi kaum perempuan, untuk lebih aktif dalam menjaga lingkungan,” kata Lurah Lanna.Selain materi hukum dan lingkungan, peserta juga dilibatkan dalam sesi pelatihan praktis seperti pengelolaan limbah rumah tangga, pemanfaatan barang bekas menjadi produk bernilai ekonomi, serta strategi advokasi lingkungan di tingkat komunitas.

Harapannya, perempuan tidak hanya memahami peran hukumnya, tetapi juga memiliki keterampilan nyata untuk turutKegiatan PKM di Kelurahan Lanna ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengembangkan program pemberdayaan perempuan berbasis hukum dan lingkungan. Tim PKM berharap kegiatan serupa dapat berlanjut di wilayah lain di Kabupaten Gowa dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. “Masyarakat yang sadar hukum dan berwawasan lingkungan adalah fondasi utama bagi pembangunan berkelanjutan. Ketika perempuan diberdayakan, maka kemajuan sosial dan kelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan,”.

Previous EDUKASI PEMBUATAN PANEL KAYU EG-PLAS SEBAGAI BAHAN BANGUNAN ALTERNATIF DI RW 5, KELURAHAN TAMANGAPA, KECAMATAN MANGGALA, KOTA MAKASSAR
Next INOVASI VALORISASI LIMBAH CEMPEDAK MENJADI TEPUNG BIJI DAN CEMPEDAK Beku pemberdayaan ISTRI TKI DI SELANGOR MALAYSIA MELALUI TRANSPLANTASI TEKNOLOGI

About author

You might also like

Informasi Pengabdian Dosen

EDUKASI DAN PELATIHAN DETEKSI BAHAN TAMBAHAN PANGAN (PENGAWET, PEMANIS, PEWARNA) BERBAHAYA DALAM MAKANAN DAN MINUMAN KEPADA KELOMPOK PKK DESA BORISALLO

Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Universitas Muslim Indonesia kembali melaksanakan program pengabdian sebagai wujud komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kali ini, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI ditugaskan

Informasi Pengabdian Dosen

UMI Berdayakan Petani Leang Leang dengan Inovasi Susu Kedelai

Maros, 24 Oktober 2024– Desa Leang Leang, dikenal sebagai salah satu sentra produksi kedelai terbesar di Kabupaten Maros, kini semakin berjaya. Hal ini berkat inisiatif inovatif dari Tim Pengabdian kepada

Informasi

Pemberdayaan UMKM Dapur MomChep melalui Inovasi Minuman Herbal JASERKU dan Digitalisasi Pemasaran di Wilayah Minasa Upa

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) sebagai bentuk nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini,