PELATIHAN KETERAMPILAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN PRODUK KERAJINAN LIMBAH KARDUS BAGI MASYARAKAT RW. 05, KELURAHAN TAMANGAPA, KOTA MAKASSAR
Tingkatkan Ekonomi Warga, Tim PKM UMI Laksanakan Pelatihan Keterampilan dan Pemasaran Produk Kerajinan Limbah Kardus di RW 05 Tamangapa Makassar
MAKASSAR – Pemanfaatan limbah kardus sebagai bahan kerajinan tangan mulai mendapat perhatian serius. Selain membantu mengurangi sampah, limbah kardus juga dapat diolah menjadi produk yang tidak hanya estetis, tetapi juga bernilai ekonomi. Demikian disampaikan ketua tim Pengabdian Kepada Masuarakat (PKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Ir. Nashrah Arsyad, ST., MSi. didampingi anggotanya Prof. Dr. Hj. Ratna Dewi, SE., MSi. dan Dr. Ir. Juhana Said, ST., MSi, saat menyelenggarakan kegiatan di RW 05 Tamangapa Makassar, belum lama ini.
Pada kegiatan yang didukung penuh Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPkM) UMI ini, tim PKM melanjutkan edukasi pemanfaatan limbah kardus yang telah diberikan sebelumnya di RW 05 Kelurahan Tamangapa, Kota Makassar.
Diungkapkan Dr. Nashrah, pada kegiatan sebelumnya, meskipun telah berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan dasar warga dalam mengolah limbah kardus, produk yang dihasilkan masih belum memiliki kualitas dan nilai jual yang memadai untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu tim PKM kembali memberikan keterampilan dan pengenalan strategi pemasaran produk kerajinan berbasis limbah kardus menjadi fokus utama. Kegiatan ini diadakan untuk membantu masyarakat yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa menghasilkan produk yang lebih berkualitas, variatif, dan dapat dipasarkan secara efektif, baik melalui saluran offline maupun online.
“Pelatihan ini mencakup keterampilan teknis dalam pembuatan kerajinan, bimbingan desain produk, serta edukasi pemasaran berbasis lokal dan digital. Para peserta juga diajarkan cara menggunakan media sosial dan platform e-commerce untuk memasarkan produk mereka. Selain itu, kegiatan ini menyediakan dukungan berupa pembuatan akun usaha digital dan katalog online, serta template desain untuk poster dan flyer promosi,” paparnya.
“Kerjasama dengan toko-toko lokal dan event atau pameran juga dibangun untuk memperkenalkan produk kerajinan ini ke pasar yang lebih luas. Pembentukan kelompok kerja usaha yang terdiri dari tim produksi dan tim promosi menjadi strategi untuk memastikan keberlanjutan kegiatan ini,” imbuhnya.
Pada evaluasi keterampilan yang dilakukan oleh tim PKM menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kerapian pemotongan dan perakitan material meningkat sebesar ±40%, kualitas finishing produk—terutama pada pemilihan motif dan ketepatan penggunaan lem—meningkat mencapai ±50%. Variasi desain produk berkembang pesat, dari hanya 2 jenis produk pada awal kegiatan menjadi 5 hingga 6 model produk sederhana yang siap dipasarkan di lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis masyarakat dalam mengolah limbah kardus, tetapi juga memperkenalkan mereka pada dunia wirausaha digital. Dengan memanfaatkan media sosial dan platform online, kami berharap produk kerajinan ini dapat memperluas jangkauan pasarnya dan meningkatkan ekonomi keluarga di sekitar TPA Tamangapa,” ujar Dr. Nashrah.
“Sehingga diharapkan, masyarakat RW 05 Kelurahan Tamangapa dapat mengembangkan produk kerajinan yang berkualitas dan memiliki daya saing, serta dapat memasarkan produk mereka dengan lebih efektif, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan,” pungkasnya.
About author
You might also like
Pengumuman Proposal PkM yang Lolos
PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PkM) INTERNAL – 2016/2017 Berdasarkan hasil Penilaian oleh Tim Reviewer pada Seminar Proposal Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internal bagi dosen Universitas Muslim Indonesia yang diselenggarakan pada
LPkM UMI SELENGGARAKAN MONEV PKM DRTPM KEMDIKBUDRISTEK 2023
LPkM-UMI, Pacellekang, Gowa – Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (LPkM-UMI) melakukan Monitoring Evaluasi (MONEV) terkait Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) DRTPM KEMDIKBUDRISTEK di Desa Pacellekang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa
TRANSFORMASI RUMAH BACA PANGNGADAKKANG MENUJU ERA DIGITAL
Takalar — Rumah Baca Pangngadakkang di Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, tengah menapaki babak baru dalam upaya memperkuat budaya literasi masyarakat dengan mengadopsi teknologi digital. Melalui program bertajuk

