Optimalisasi Pemanfaatan Bunga Telang Melalui Pembuatan Teh Herbal dan Gerakan Senam Jasmani Untuk Mewujudkan Kemandirian Remaja Sehat Dan Produktif
DOSEN UMI LATIH REMAJA PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI MELALUI PEMANFAATAN BUNGA TELANG MENJADI TEH HERBAL DAN DIGITAL MARKETING DI KELURAHAN MANGGALA KOTA MAKASSAR
Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Dosen FKM UMI di Kelurahan Manggala adalah pemberian pelatihan kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan Bunga Telang menajdi Teh Herbal. Selain itu juga Remaja di latih bagaimana pemasaran produk melalui media sosial yang di punyai oleh remaja. Kegiatan pengabdian ini di danai oleh LPkM UMI. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan perekonomian dan Kesehatan remaja dengan memanfaatkan bunga telang yang banyak tumbuh di sekitar Kelurahan Manggala.
Pelatihan yang diberikan kepada remaja dalam pembuatan the herbal adalah cara mengeringkan bunga telang dengan suhu tertentu dengan menggunakan oven, suhu diatur sedemikian rupa supaya kualitas bunga telang tidak berkurang, setelah itu memblender bunga telang, bunga telang yang telah berbentuk bubuk yang kasar dimasukkan ke dalam teabag setelah semua bubuk kasar masuk dalam teabeag maka dibuatkan cara pengemasan dan pemberian branding terhadap produk the herbal. Tim pengabdi juga menjelaskan pemsaran digital. Di karenakan para remaja telah memiliki akun media sosial, Tim pengabdi tinggal mengarahkan remaja bagimana tatacara penjualan online yang lebih menarik.
Ketua Tim Pengabdi Hasriwiani Habo Abbas, SKM., M.Kes., Ph.D menjelaskan bahwa bunga telang banyak sekali manfaatnya khususnya untuk para remaja yaitu dapat melancarkan haid, menghilang jerawat dan menghilangkan bau badan serta meningkatkan kebugaran bagi tubuh. Teh herbal ini sama dengan the hijua seperti teh yang di jual di Jepang. Kami berharap Teh ini dapat di sajikan dalam acara seremodial kenegaraan dan kebangsaan, tambahnya dalam wawancara setelah pelaksanaan pelatihan.
Adapun pelaksanaan pengabdian ini di lakukan pada tanggal 18 Oktober 2025 di Aula POKJA KB Manggala bersama tim yang beranggotakan Nurul Husnah , S.St., M.Keb., dan pengabdian ini di bantu oleh 3 Mahasiswa: Ilmi Kumaera, Ayunda dan Alifa Fauziah. Adapun pengabdian ini di ikuti oleh para remaja usia 15-18 tahun sekitar 20 remaja. Mereka sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami para remaja karena ternyata bunga telang ini dapat di jadikan teh herbal dan manfaatnya sangat banyak, dan yang paling penting juga dapat menambah uang saku jika di jadikan sebagai produk yang akan kami jual karena cara pembuatannya sangat mudah, bahan sangat mudah di dapatkan dan penjualannya bisa dilakukan online dan kami juga rata-rata punya media sosial yaitu instagram dan tiktok”, ungkap Ketua PIK remaja Narisya Purnama.
Kegiatan pengabdian dihadiri oleh Kepala UPT KB Kecamatan Manggala yaitu Hasnawati, SKM., M.Kes., “Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi remaja kami karena di Kecamatan Manggala belum pernah ada pelatihan pembuatan produk the herbal berbahan bunga telang padahal bunga ini banyak sekali tumbuh di sekitar Kecamatan Manggala, dan
juga dapat di jadikan produk untuk menambah uang saku remaja selain bermanfaat untuk ekonomi juga untuk kesehatan” ungkapnya.
Diharapkan kegiatan pengabdian ini terus berlanjut tidak hanya para remaja yang di jadikan sebagai sasaran tetapi juga bisa para lansia baik di wilayah perkotaan dan pedesaan. Kami tim pengabdi Dosen FKM UMI berterimakasi atas Dana Internal yang diberikan oleh LPKM UMI. Dana di gunakan untuk melakukan pelatihan pembuatan produk the herbal berbahan bunga telang untuk meningkatkan perekonomian dan Kesehatan remaja.
About author
You might also like
LPkM-UMI Rapat Koordinasi KKN UMI Angkatan 72 Bersama Seluruh WD 1 dalam Lingkup UMI
LPkM-UMI, Makassar – Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (LPkM-UMI) melangsungkan rapat koordinasi KKN UMI Angkatan 72 Periode Semester Ganjil T.A 2023/2024. pada hari Selasa (03/10/2023). Rapat koordinasi ini
Tim PKM UMI Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pucak Melalui Inovasi Stik Jagung Manis
Desa Pucak, Kabupaten Maros – Dalam upaya mendukung peningkatan ekonomi masyarakat lokal, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh tim dosen dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) memperkenalkan inovasi pembuatan

