Digital Multisensory Learning: UMI Berdayakan Difabel SLB Negeri 1 Makassar melalui HarakaTouch

Makassar, September 2025 – Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) 2025 dengan judul “Digital Multisensory Learning: Pemberdayaan Difabel dalam Pembelajaran Harakat Hijaiyah Berbasis Komunikasi Taktil dan Auditori di SLB Negeri 1 Makassar.”

 

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Hibah DPPM Kemdikitsaiantek 2025 yang menjadi program pendanaan kompetitif nasional.

Tim pengabdi UMI diketuai oleh Ir. St. Hajrah Mansyur, S.Kom., M.Cs., MTA. (dosen Prodi Sistem Informasi FIKOM UMI), dengan anggota dosen Lutfi Budi Ilmawan, S.Kom., M.Cs., MTA. (Prodi Teknik Informatika FIKOM) dan Dr. Ratika Nengsi, S.Pd.I., M.Pd.I. (Fakultas Agama Islam). Program ini juga melibatkan empat mahasiswa, yakni Meydil Eka Syah Putra dan Moh. Fathur Rahmansyah (Teknik Informatika), serta Nurul Hidayah dan Suryati (Sistem Informasi), yang berperan aktif dalam pengembangan teknologi, pendampingan, dan dokumentasi lapangan.

Melalui PKM ini, tim dosen dan mahasiswa menghadirkan inovasi media pembelajaran digital interaktif HarakaTouch, sebuah perangkat berbasis multisensori (taktil, auditori, dan visual) yang dirancang untuk membantu siswa tunanetra, tunarungu, dan tunagrahita dalam mengenal huruf serta harakat hijaiyah. Media ini menekankan pengalaman belajar inklusif melalui tombol huruf–harakat, suara otomatis, serta label Braille dan transliterasi, yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing disabilitas.

Ketua Tim PKM, Ir. St. Hajrah Mansyur, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah menghadirkan inovasi pembelajaran agama yang inklusif. “Kami mengembangkan media digital berbasis komunikasi taktil dan auditori bernama HarakaTouch. Teknologi ini dirancang untuk memudahkan siswa difabel mempelajari huruf dan harakat hijaiyah secara menyenangkan, mandiri, dan adaptif terhadap kebutuhan khusus mereka,” ujarnya.

Selain itu, guru SLB juga mendapatkan pelatihan intensif untuk meningkatkan kompetensi dalam penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. “HarakaTouch tidak hanya menjadi media bagi siswa, tetapi juga sarana bagi guru untuk menerapkan metode pembelajaran agama yang lebih efektif dan inklusif,” tambahnya.

Program ini tidak hanya berfokus pada siswa, tetapi juga memberdayakan guru dan sekolah sebagai pusat pilot project. Guru SLB Negeri 1 Makassar diberikan pelatihan intensif dalam pemanfaatan HarakaTouch, sementara siswa mengikuti uji coba pembelajaran langsung. Di akhir kegiatan, tim menyerahkan aset berupa 1 unit HarakaTouch dan 10 modul panduan melalui Berita Acara Serah Terima (BAST) serta membentuk komunitas Guru Hijaiyah Inklusi sebagai wadah berbagi praktik baik dan keberlanjutan inovasi.

Kepala SLB Negeri 1 Makassar, Andi Hamjan, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi positif: “Kami sangat bangga tim PKM-UMI telah berhasil membuat media pembelajaran huruf hijaiyah HarakaTouch. Alat ini memberikan kemudahan nyata kepada siswa difabel kami, dan sangat mungkin digunakan oleh anak-anak difabel lainnya dalam mempelajari huruf dan harakat hijaiyah. HarakaTouch adalah inovasi yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak kami, sekaligus menjadikan sekolah kami sebagai pusat pembelajaran agama berbasis teknologi multisensori yang pertama di daerah ini.”

Dengan adanya program ini, UMI menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada riset, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. HarakaTouch diharapkan menjadi model edtech inklusif yang dapat direplikasi di sekolah luar biasa lain di Sulawesi Selatan dan seluruh Indonesia.

Previous Tim dosen UMI: Edukasi PKK Tamalanrea Jaya Manfaatkan LimbahMinyak Jelantah
Next Pemberdayaan Kelompok Diabetes melalui Pelatihan Buerger Allen Exercise dan Foot Spa Therapy serta Pendampingan Pembuatan Teh Kelor Kayu Manis

About author

You might also like

Berita

Sosialisasi Ekonomi Syariah Melalui Majelis Taklim Tanwirul Qulub Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Umat Desa Padanglampe Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep

Desa Padanglampe adalah salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep dan menjadi desa binaan Universitas Muslim Indonesia. Tim Pengabdi dari Fakultas Agama Islam UMI menjadikan kelompok majelis

Informasi Pengabdian Dosen

PENGEMBANGAN TANAMAN TERONG BERBARIS PUPUK HAYATI DI DESA CAMPAGAYA

Desa Campagaya Kabupaten Takalar merupakan salah satu daerah sentra pengembangan tanaman pangan dan hortikultura, termasuk di dalammnya tanaman terong. Namun, sebagian besar petani masih mengandalkan pupuk kimia sintetis secara intensif

Informasi Pengabdian Dosen

Tim PkM UMI Menggelar Pelatihan Pembuatan Minuman Kesehatan Kombucha Bagi Kader PKK di Desa Paddingin

Tim Program Kemitraan Masyarakat (PkM) UMI menggelar pelatihan pembuatan minuman Kesehatan Kombucha kepada kader PKK di Desa Paddingin, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Rabu (16/10/2024). Narasumber dalam pelatihan ini apt. Siska Nuryanti, M.Kes,