Es Krim Daun Kelor Dikembangkan oleh Dosen UMI Makassar
Es krim daun kelor dikembangkan melalui komitmen seorang dosen terkemuka di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI), yang terletak di Desa Pucak, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros.
Es krim diklasifikasikan sebagai makanan semi-padat yang diproduksi oleh proses pembekuan campuran yang terdiri dari tepung, susu, lemak hewani atau nabati, gula, atau bahan makanan lain yang diizinkan. Ini juga didefinisikan sebagai kelezatan beku yang berasal dari produk susu, seperti krim atau zat serupa, yang dikombinasikan dengan perasa dan stabilisator, atau diproduksi melalui proses pembekuan simultan.
Desa Pucak, yang terletak di Kecamatan Tompobulu, diakui sebagai salah satu desa di kabupaten Maros dengan potensi budidaya kelor yang signifikan, mendapat perhatian besar dari Tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEB di Universitas Muslim Indonesia, UMI Makassar.
Tim FEB UMI Makassar telah mengarahkan fokusnya pada inisiatif pengabdian masyarakat dengan melakukan sesi pelatihan yang berkaitan dengan produksi inovatif es krim daun kelor kaya nutrisi, yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan kelompok mitra di Desa Pucak, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros.
Ketua Tim, Prof. Dr. Aryati, SE, MSi, mengartikulasikan bahwa daun kelor, selain berfungsi sebagai komponen nabati, menawarkan manfaat kesehatan karena kandungan berbagai vitamin dan mineral yang kaya. Program IBM yang ingin dikembangkan oleh Prof. Aryati dengan jelas mencakup pembuatan es krim daun kelor sebagai pilihan camilan yang enak, bahan-bahannya mudah diakses.
Namun, terbukti bahwa Prof. Aryati, SE, MSi, didampingi oleh Prof. Dr. Serlin Serang, SE, MS, menghadapi tantangan dalam produksi es krim daun kelor karena keterbatasan pemahaman masyarakat setempat, termasuk kekurangan peralatan yang diperlukan untuk persiapan es krim daun kelor.
Prof. Dr. Aryati, SE, MSi, lebih lanjut menjelaskan bahwa penilaian tantangan yang dihadapi oleh kelompok mitra menunjukkan perlunya pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi teknologi mengenai teknologi yang tepat yang mudah diimplementasikan dalam masyarakat.
Produksi produk ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi sederhana, sehingga memfasilitasi pengembangannya; akibatnya, kelompok mitra harus memperoleh pengetahuan dan kemahiran dalam pembuatan es krim daun kelor, metodologi pengemasan, pembukuan, analisis keuangan, dan strategi pemasaran, memungkinkan kelompok mitra untuk menambah nilai ekonominya, yang pada akhirnya akan mengarah pada peningkatan pendapatan kelompok.
About author
You might also like
Pelatihan Penerapan Probiotik dalam Budidaya Ikan Nila di Pondok Pesantren Wihdatul Ulum
Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Muslim Indonesia (UMI), menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pondok Pesantren Wihdatul Ulum, Yayasan Wakaf UMI, yang berlokasi di
Pelatihan Computational Thiking dan Problem Solving Untuk Generasi Muda Kedah
UMI Gelar Pelatihan Computational Thinking di Kedah, Kemampuan Siswa Meningkat 73,9% Kedah, Malaysia — Program Pengabdian Internasional Universitas Muslim Indonesia (UMI) mencatat hasil signifikan setelah melaksanakan pelatihan Computational Thinking dan
Pemanfaatan Tanaman Delima Tim Pengabdi DPPM DIKTI Melakukan Pendampingan Pembuatan Minuman Kesehatan sebagai UpayaPencegahan Kecacingan di Kab. Gowa
Air merupakan zat yang memiliki peranan sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia.di tinjau dari sudut kesehatan masyarakat, kebutuhan air untuk keperluan haigen harus memenuhi syarat agar kualitas kesehatan Masyarakat terjamin/

