Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar dalam Penguatan Nilai Moderasi Beragama Guru di Mts. Wihdatul Ulum Kab. Gowa

Pelatihan pengembangan bahan ajar dalam penguatan nilai moderasi beragama bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menciptakan materi pembelajaran yang efektif dalam mendukung nilai-nilai moderasi beragama. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya moderasi beragama dalam konteks pendidikan dan memberikan mereka alat dan strategi yang diperlukan untuk menyampaikan nilai-nilai tersebut kepada siswa. Pelatihan ini mencakup beberapa komponen utama yaitu pengenalan konsep moderasi beragama, guru diperkenalkan dengan konsep dasar moderasi beragama, termasuk definisi, prinsip-prinsip, dan pentingnya dalam membentuk masyarakat yang toleran dan harmonis, pengembangan bahan ajar yang kontekstual, guru dilatih untuk mengembangkan bahan ajar yang relevan dengan konteks lokal mereka, menggunakan studi kasus, literatur terbaru, dan pendekatan pedagogis yang inklusif, metodologi Pengajaran yang Inklusif. Pelatihan ini menekankan penggunaan metodologi pengajaran yang interaktif dan partisipatif, seperti diskusi kelompok, simulasi, dan role-playing, untuk memfasilitasi pemahaman dan penerapan nilai-nilai moderasi beragama.

Peningkatan Kompetensi Pedagogis, Guru diberikan pelatihan dalam teknik pengajaran yang efektif untuk mengajarkan moderasi beragama, termasuk bagaimana mengelola diskusi tentang topik sensitif dan bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan aman, Evaluasi dan Monitoring. Program ini juga mencakup komponen evaluasi dan monitoring untuk memastikan bahwa bahan ajar yang dikembangkan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan pendidikan moderasi beragama, serta untuk mengukur dampak pelatihan terhadap praktik pengajaran guru.

Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan bahan ajar yang mendukung nilai-nilai moderasi beragama, sehingga menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, toleran, dan harmonis. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada upaya lebih luas dalam mempromosikan kerukunan antarumat beragama dan mencegah radikalisme di kalangan generasi muda.

Previous Tim PKM UMI Dorong Digitalisasi Posyandu di Desa Borisallo untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
Next Tim PKM Fakultas Sastra UMI Melaksanakan Pelatihan Penulisan Kreatif Sastra Pariwisata di Madrasah Aliyah Wihdatul Ulum

About author

You might also like

Informasi

Pengumuman Pembekalan KKN Profesi Juli 2017

Disampaikan bagi peserta KKN Profesi bahwa Pembekalan KKN Insya Allah akan diadakan pada hari Kamis tanggal 6 Juli 2017 pukul 07.30 untuk peserta wanita, dan 7 Juli 2017 pukul 07.30

Agenda

LPkM UMI Gelar Workshop Penyusunan Proposal Pengabdian DPRTM Kemendikbudristek

LPkM-UMI, Makassar – Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar workshop penyusunan Proposal Pengabdian DRTPM Kemendikbudristek via hybrid (online dan offline), Senin (8/1/2024). Kegiatan yang dipusatkan di

Berita

PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA PADDINGING MELALUI PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS FERMENTASI KULIT JERUK

Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit jeruk di