Pemanfaatan Limbah karung Plastik Bago Ibu- Ibu MT Nurtaqwa kelurahan Tamallayang Kec Bontononpo Kab Gowa
Gowa, 02 November 2025 – Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) telah berhasil menggelar pelatihan pemberdayaan ekonomi berbasis pengolahan limbah plastik bagi ibu-ibu Majelis Taklim Nuruttaqwa di Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. Tim pengabdian yang diketuai oleh Prof. Dr. Hj. Ratna Dewi, SE, M.Si. dari Program Studi Manajemen dan Dr. Ir. Nasrah Arsyad S.T., M.Si. dari Program Studi Arsitektur, serta didampingi dua orang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI, berhasil menghadirkan perspektif baru dalam pemanfaatan limbah plastik sebagai sumber daya ekonomi yang bernilai. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan peserta, tetapi juga untuk memperkenalkan teknologi tepat guna yang dapat mengubah limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomis.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan melalui pemanfaatan limbah karung plastik yang selama ini kurang dimanfaatkan secara maksimal. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UMI dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui transfer teknologi tepat guna dan keterampilan kewirausahaan kepada masyarakat. Kelompok mitra, yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, mendapatkan pelatihan untuk mengolah limbah karung plastik menjadi produk bernilai jual.
Limbah karung plastik, yang seringkali menjadi masalah lingkungan, kini telah dimanfaatkan secara kreatif oleh kelompok mitra. Dengan dukungan peralatan dasar seperti mesin jahit dan gunting, serta pelatihan teknik produksi, ibu-ibu Majelis Taklim mampu mengolah bahan limbah plastik menjadi produk kerajinan yang estetis dan fungsional. Selain pelatihan teknis, peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai manajemen usaha, pembukuan, dan pemasaran produk. Program ini juga mengajarkan kelompok mitra untuk mengembangkan sistem pembukuan sederhana, menghitung harga pokok produksi, dan memasarkan produk mereka baik secara langsung di pasar tradisional maupun melalui media sosial. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membantu peserta dalam mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Selain pemberdayaan keterampilan, kegiatan ini memberikan dampak signifikan bagi perekonomian keluarga peserta. Produk yang dihasilkan kini dipasarkan di pasar tradisional dan secara online, memberikan peluang tambahan untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Sebagai hasilnya, ibu-ibu Majelis Taklim kini tidak hanya terlibat dalam kegiatan rumah tangga, tetapi juga memiliki peran aktif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui wirausaha. “Program ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam membantu meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, kami juga kini lebih peduli terhadap lingkungan, karena dapat mengubah limbah plastik menjadi produk yang berguna,” ujar salah satu peserta pelatihan, Rosdiana.
Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik. Melalui pelatihan ini, mereka menyadari bahwa sampah plastik yang selama ini dianggap sebagai masalah dapat diubah menjadi produk bernilai jual, sekaligus mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Keberhasilan pelatihan ini diharapkan dapat berlanjut dengan pengembangan usaha yang lebih mandiri. Kelompok mitra kini memiliki potensi untuk mengelola usaha mereka dengan lebih profesional, berkat pengetahuan manajemen usaha dan keterampilan yang telah diperoleh.
Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan modal usaha dan peralatan produksi, yang menjadi hambatan untuk memperbesar skala usaha. Program ini juga menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara universitas dan masyarakat dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis lokal. Melalui pendekatan ini, UMI berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif dalam mengatasi masalah sosial-ekonomi di masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Program PKM ini tidak hanya menjadi sebuah inisiatif untuk mengurangi sampah plastik, tetapi juga sebagai solusi yang mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, menciptakan peluang usaha baru, dan meningkatkan kualitas hidup ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Tamallayang.
About author
You might also like
Pemanfaatan drone untuk teknologi pemetaan geologi pasa sosaw-siswi SMKN 5 Makassar
Sebagai salah satu bentuk menjalankankan tri dharma perguruan tinggi, Tim Pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Andi Fahdli Heriansyah bersama tim dosen dan mahasiswa berlangsung sukses di SMKN 5 Makassar.
Pemaknaan Nilai dan Karakter Luhur Manusia Bugis
Kuala Lumpur, Malaysia – Kearifan lokal masyarakat Bugis kembali mendapat sorotan dalam kegiatan internasional. Ini terlihat saat dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Institut Terjemahan dan Buku Malaysia (ITBM), Wisma ITBM,
Pelatihan Pengelolaan SDM dan Digitalisasi Pencatatan Keuangan bagi Pelaku Budidaya IkanNila di Desa Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa
Gowa – Tim dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pelatihan Pengelolaan SDM dan Digitalisasi Pencatatan Keuangan Pelaku Budidaya Ikan Nila” di Desa Lanna,

