Pemberdayaan Siswa SMPIT Al-Fikri Makassar melalui Edukasi Kosmetik Aman dan Implementasi Inovasi Produk Natural Body Care Berbasis Bahan Alam Lokal
Makassar — Tim Dosen Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan kiprahnya dalam mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unggulan. Kegiatan ini menggandeng SMPIT Al-Fikri Makassar sebagai mitra binaan dengan fokus pada pemberdayaan siswa dalam pembuatan kosmetik natural dan halal berbasis bahan alam lokal.
Program bertajuk “Pemberdayaan Siswa SMPIT Al-Fikri Makassar melalui Edukasi Kosmetik Aman dan Implementasi Inovasi Produk Natural Body Care Berbasis Bahan Alam Lokal” ini diikuti oleh 136 siswa. Kegiatan dilaksanakan sejak September hingga November 2025 dengan dukungan penuh dari Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI melalui skim pendanaan PKM Unggulan sebesar sembilan juta rupiah.
Tim pengabdi terdiri atas dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi UMI, diketuai oleh apt. Nurmaya Effendi, S.Si., M.Sc., Ph.D. bersama anggota Dr. apt. Audia Triana Olii, S.Farm., M.Si. dan apt. Dewi Yuliana, S.Si., M.Farm., Ph.D., serta asisten pendamping apt. Andi Trihadi Kusuma, M.Si dan Aminah, M.Sc dibantu dua mahasiswa, Nur Sukma Dwi Priyanti dan Hindya S.M.
Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai kosmetik aman dan halal untuk remaja, yang membekali siswa dengan pengetahuan memilih produk perawatan tubuh yang sesuai usia, bebas bahan berbahaya, dan ramah lingkungan. Para dosen menekankan pentingnya kesadaran terhadap kandungan bahan kimia dalam produk sehari-hari serta cara mengenali label halal pada kosmetik.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan produk natural body care, seperti deodoran stik, deodoran semprot, dan lip balm alami. Seluruh bahan yang digunakan — mulai dari beeswax, minyak kelapa, minyak zaitun, arrowroot powder, hingga tawas — merupakan bahan yang mudah ditemukan di toko kimia lokal dan aman bagi kulit remaja.
Siswa tampak antusias saat berlatih mencampur bahan, mengaduk formula, dan menuangkan hasil racikan ke cetakan. Tak sedikit dari mereka yang bangga membawa pulang produk buatan sendiri, hasil dari pembelajaran langsung yang memadukan ilmu kimia, kreativitas, dan nilai kewirausahaan.
Menurut Ketua Tim, apt. Nurmaya Effendi, S.Si., M.Sc., Ph.D., kegiatan ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga praktik nyata yang bisa diterapkan siswa dalam kehidupan seharihari.
“Kami ingin siswa memahami bahwa sains bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan, bermanfaat, dan bernilai ekonomi. Dengan bahan alami, mereka bisa membuat produk yang sehat, halal, dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga menumbuhkan karakter mandiri dan jiwa wirausaha di kalangan siswa SMPIT Al-Fikri Makassar. Pihak sekolah mengapresiasi program ini dan berencana menjadikannya bagian dari kegiatan ekstrakurikuler berkelanjutan yang mendukung kurikulum merdeka berbasis deep learning.
Kegiatan PKM ini menjadi wujud komitmen Fakultas Farmasi UMI dan LPkM UMI dalam menghadirkan inovasi pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara kampus dan sekolah, UMI terus berupaya mencetak generasi muda yang cerdas, peduli lingkungan, dan siap berinovasi di masa depan.
About author
You might also like
Dosen Fakultas Farmasi UMI bersama Kelompok Pkk Desa Paddinging, Kec. Sanrobone, Kab.Takalar melakukan kegiatan Pelatihan Pembuatan Sabun Transparan Antiseptik berbasisMinyak Sereh Wangi (Cymbopogon nardus L)
Tim Dosen Fakultas Farmasi UMI yang diketuai oleh Dr. apt. Audia Triani Olii S.Farm., M.Si dengan anggota apt. Mumtihanah Mursyid, S.Farm., M.Si, bersama beberapa mahasiswa Sarjana Farmasi dan Profesi apoteker

