PEMBINAAN HUKUM DALAM BENTUK PENDIDIKAN DAN PENYADARAN HUKUM TENTANG PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK KORBAN PERUNDUNGAN DI MADRASAH ALIYAH WIHDATUL ULUM DESA BONTOKASSI KABUPATEN GOWA
UMI Dorong Perlindungan Anak Korban Perundungan di Bontokassi Lewat Edukasi Hukum dan Islam
Gowa, 24 November 2025 — Sebuah langkah inovatif dan berbasis nilai telah dilakukan oleh tim PKM 2025 Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Madrasah Aliyah Wihdatul Ulum (MAWI), Desa Bontokassi, Kabupaten Gowa, pada hari Sabtu, 19 November 2025. Kegiatan ini menyoroti pentingnya pendidikan hukum dan kesadaran perlindungan anak melalui pendekatan yang humanis, edukatif, dan berbasis nilai Islam.Dengan tema: “Pendidikan dan Penyadaran Hukum tentang Perlindungan Anak Korban Perundungan”, pengabdian masyarakat ini menghadirkan terobosan baru dalam membentuk sekolah yang aman, inklusif, dan berkeadilan. Pengabdian ini diketua oleh Dr.H.Salle,SH.,MH dan di dampingi oleh tim dosen ibu Dr.Mirnawanti Wahab,SH.,M.H. Serta di bantu 2 orang mahasiswa, ini menjangkau lebih dari 50 sampai 60 siswa dan 8 guru dari berbagai tingkat kelas, melalui serangkaian kegiatan interaktif yang menarik dan bermakna.
Edukasi dengan Senyum, Bukan Takut
Alih-alih metode pengajaran tradisional yang kaku, tim PKM UMI menghadirkan drama pendek yang menggambarkan kasus nyata perundungan di lingkungan sekolah, disusul dengan sesi diskusi reflektif. Siswa diajak berempati, memahami dampak psikologis dari perundungan, serta mengetahui hak-hak mereka berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan kebijakan Kemendikbud RI.
Kegiatan juga melibatkan simulasi mediasi di mana siswa berperan sebagai korban, pelaku, dan mediator — membekali mereka dengan keterampilan komunikasi dan solusi konflik yang sehat.
“Saya tidak tahu kalau saya punya hak untuk melapor. Tapi sekarang, saya tidak takut lagi,” ujar Farida, siswi kelas XI yang terlibat dalam simulasi.
Lahirnya Generasi Pemimpin Muda yang Peduli
Salah satu inovasi utama dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah pembentukan kelompok Siswa Peduli Perundungan, yang saat ini telah terbentuk di lima kelas. Kelompok ini memiliki peran aktif dalam memantau lingkungan sekolah, membantu teman yang terganggu, serta melapor ke guru BK jika diperlukan.
Ketua Madrasah Aliya Wihdatul Ulum, Bapak Abs Rasyid S.Pd.I, mengapresiasi langkah PKM UMI yang tak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga membangun budaya berani bicara:
“Ini adalah program pertama yang menggabungkan hukum, agama, dan empati secara seimbang. Kami akan jadikan ini sebagai kebijakan sekolah tahunan.”
Dampak Nyata dalam Pelaksanaan pengabdian Masyarakat
Berdasarkan survei awal dan akhir yang dilakukan tim, hasilnya menggembirakan:89% atau sekitar 58 orang siswa menyatakan lebih paham tentang hak sebagai anak korban perundungan.
75% 49 siswa siap melaporkan kasus perundungan secara langsung.Seluruh guru menyatakan minat tinggi untuk mengintegrasikan materi edukasi hukum ke dalam pembelajaran rutin.
Masa Depan yang Lebih Aman
Tim Pengabdian Masyarakat UMI berencana meneruskan keberhasilan ini dengan menyusun modul pelatihan guru BK
“Dari satu madrasah di desa kecil, kami percaya bisa menciptakan gerakan nasional perlindungan anak yang berbasis nilai,” ujar Dr. Salle,SH,MH.
Latar Belakang Proyek
Program ini merupakan hasil dari inisiatif Tim PKM 2025 UMI yang dibiayai oleh LPKM Universitas Muslim Indonesia, berfokus pada permasalahan sosial nyata di masyarakat: kemiskinan pemahaman hukum anak dan ketiadaan ruang aman untuk melapor.
Kesimpulan:
Pendidikan bukan hanya soal nilai, tapi juga soal keadilan, keberanian, dan perlindungan. Di tengah arus digital yang sering kali menekan, PKM UMI di Bontokassi menjadi lampu penerang kecil yang menunjukkan jalan bagi anak-anak Indonesia untuk tumbuh di lingkungan yang aman dan penuh harapan.
About author
You might also like
Pengabdian Pelatihan Pengelolaan Ecotourism dan pengembangan Ekonomi kreatif bagi masyarakat Desa Kapita Kec. Bangkala, Kab. Jeneponto
Tim Pengabdian Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI melalui Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional di Desa Kapita,Kecamatan Bangkala Kabupaten
LPkM UMI SELENGGARAKAN MONEV PKM DRTPM KEMDIKBUDRISTEK 2023
LPkM-UMI, Pacellekang, Gowa – Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (LPkM-UMI) melakukan Monitoring Evaluasi (MONEV) terkait Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) DRTPM KEMDIKBUDRISTEK di Desa Pacellekang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa
Peningkatan Skill Karang Taruna Bidang Lingkungan dan Pariwisata Desa Pattappa melalui Pengenalan Penggunaan Drone
Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupaya meningkatkan kapasitas karangtaruna bidang pariwista dan lingkungan Desa Pattappa, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, dalam penggunaan drone yang dilaksanakan pada 12

