Pengabdian kepada Masyarakat oleh Tim Dosen Arsitektur UMI melalui Pemberdayaan Masyarakat terkait Hunian dan Sekolah di Kampung Bharu, Kuala Lumpur, Malaysia: Sebuah Inisiatif yang Menginspirasi

Makassar, LPkM UMI,  25/11/2024 – Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim dosen Arsitektur dari Universitas Muslim Indonesia memberikan dampak positif yang luar biasa bagi masyarakat Kampung Bharu, Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam upaya memberdayakan komunitas lokal, kegiatan ini berfokus pada kegiatan workshop desain hunian dan sekolah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, sebuah inisiatif yang tidak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya desain yang berbasis pada kebutuhan mereka.

Menyentuh Kebutuhan Lokal

Sanggar Bimbingan Muhammadiyah, Kampung Bharu, Kuala Lumpur, Malaysia yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman budaya yang tinggi, memiliki tantangan unik dalam hal perencanaan dan desain bangunan sekolahnya. Sebagai sekolah yang terus berkembang, kampung ini membutuhkan solusi desain yang tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika, tetapi juga aspek keberlanjutan dan fungsionalitas.

Dosen Arsitektur yang menjadi penggerak kegiatan ini, Pratiwi Juniar A. G., ST., M.Sc menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melibatkan masyarakat dalam proses desain yang sesuai dengan kebutuhan mereka. “Pemberdayaan ini kami lakukan dengan mengajak masyarakat untuk aktif dalam merancang rumah dan sekolah mereka sendiri. Kami berusaha mengajarkan prinsip-prinsip desain yang sesuai dengan konteks sosial dan budaya mereka,” ungkapnya.

Proses yang Melibatkan Masyarakat

Kegiatan ini dimulai dengan workshop mengenai prinsip-prinsip dalam merencanakan sekolah dan hunian dimana pengenalan konsep desain yang berbasis pada partisipasi masyarakat. Dalam beberapa sesi workshop yang diselenggarakan, Pratiwi Juniar A. G., ST., M.Sc bersama timnya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya peran desain dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari fungsi ruang hingga penggunaan material yang ramah lingkungan.

Salah satu fokus utama adalah merancang lingkungan sekolah dan hunian yang efisien sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penggunanya. Warga diajak untuk mendiskusikan berbagai elemen penting dalam desain, seperti pencahayaan alami, ventilasi yang baik, serta tata letak ruang yang mendukung interaksi sosial. Dalam merancang sekolah, perhatian juga diberikan pada penciptaan lingkungan belajar yang nyaman dan merangsang kreativitas siswa.

Proses kolaboratif ini melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, guru-guru hingga pelajar, yang semua memiliki kesempatan untuk menyuarakan ide-ide mereka. “Saya merasa sangat dihargai, karena saya bisa memberikan ide tentang desain rumah yang sesuai dengan kebutuhan keluarga saya,” kata seorang peserta, Ibu Hapsari, seorang ibu rumah tangga yang juga orang tua siswa di Kampung Bharu.

Konsep Desain yang Berkelanjutan

Dalam setiap tahap perencanaan, keberlanjutan menjadi faktor penting yang dipertimbangkan. Desain hunian dan sekolah yang diajarkan tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika dan fungsi, tetapi juga aspek lingkungan. Penggunaan material ramah lingkungan, sistem ventilasi alami, serta pengelolaan energi yang efisien menjadi bagian dari pembelajaran yang diberikan kepada masyarakat.

“Keberlanjutan adalah hal yang sangat penting dalam arsitektur. Kami ingin mengajarkan kepada masyarakat bahwa desain yang baik adalah desain yang memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan dan sumber daya alam,” tambah Pratiwi yang juga Dosen Arsitektur Fakultas Teknik UMI.

Kegiatan ini dilakukan Di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Bharu, Kuala Lumpur, Malaysia Pada Tanggal 20-21 November 2024, Yang Dihadiri Oleh 20 Orang Orang Tua Siswa, 5 Orang Guru, dan kepala sekolah “Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Saya merasa pemahaman akan prinsip-prinsip arsitektur untuk sekolah dan hunian ini benar-benar mencerminkan kebutuhan kami. Ada banyak ruang terbuka yang dapat digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler, kemudian pemanfaatan pencahayaan dan penghawaan alami sangat penting bagi tempat kami melakukan kegiatan,” yang diungkapkan oleh Umi Rahima yang juga salah satu anggota mitra kegiatan.

Menyongsong Masa Depan yang Lebih Baik

Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari bagaimana pendidikan arsitektur dapat memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat. Tidak hanya menjadi ajang untuk menerapkan ilmu yang didapat di kampus, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari tanggung jawab sosial akademik. Dengan memperkenalkan prinsip desain yang berkelanjutan, Pratiwi Juniar A. G., berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap perencanaan lingkungan yang lebih baik.

Ke depannya, Meinnarishh Warijan sebagai Wakil Kepala Sekolah juga sekaligus sebagai tim mitra dalam kegiatan ini. berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang dan meluas, tidak hanya di Kampung Bharu, tetapi juga di daerah lainnya. Dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap perencanaan, diharapkan bisa tercipta lingkungan yang lebih harmonis dan berkelanjutan. Dengan memberdayakan masyarakat untuk merancang hunian dan fasilitas publik yang sesuai dengan kebutuhan mereka, tercipta rasa kepemilikan dan tanggung jawab yang dapat membangun masa depan yang lebih baik.Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi, dalam hal ini arsitektur, dapat berperan dalam menyelesaikan masalah sosial dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat.

Previous Dosen Fakultas Farmasi UMI bersama Kelompok Pkk Desa Borisallo Kabupaten Gowa melakukan kegiatan Pelatihan Pembuatan Lilin Anti nyamuk Dari Minyak Sereh Wangi (Cymbopogon Nardus L)
Next LPkM (Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat) UMI Melakukan Pengabdian Di Desa Pucak, Maros

About author

You might also like

Informasi

Optimalisasi Strategi Pemasaran Digital

Guna meningkatkan daya saing dan kapasitas pemasaran pelaku usaha transportasi di era digital, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat LPkM Universitas Muslim Indonesia UMI Makassar, bekerja sama dengan Azizulzizou Trading, sukses melaksanakan

Informasi KKN

LPMD UMI Siapkan Rancangan KKN Kamtibmas

UMI Makassar – Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Dakwah (LPMD) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Workshop di Aula LPMD UMI, kegiatan tersebut berlangsung dua hari, Selasa-Rabu (2-3/8). Kegiatan tersebut sebagai upaya

Informasi

Dosen FK UMI Makassar Lakukan Pengabdian kepada Masyarakat Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak di Desa Paddinging Takalar

FK UMI kembali melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat, kali ini di Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau dan memberikan edukasi terkait perkembangan balita melalui Kuesioner