Pengembangan usaha mikro dan kecil di Desa Salassae Kec. Bulukumpa Kab. Bulukumba
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat desa yang berperan sebagai pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang menjalankan usahanya untuk menopang kehidupan ekonomi keluarga dengan berbagai usaha berbasis potensi lokal, seperti peternakan, produksi makanan ringan, kerajinan, serta perdagangan harian. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada Kelompok Wanita Tani “Matahari” yang berusaha lain selain membantu suami mereka bertani sebanyak 30 orang di Desa Salassae Kecamatan Bulukumpa Kabupaten bulukumba pada hari ahad tanggal 14 September 2025, untuk membuka wawasan tentang tata kelola usaha serta memberikan pendampingan teknis dalam menjalankan usaha disebabkan para pelaku terkendala dengan rendahnya literasi tentang manajemen usaha, kualitas kemasan produk, terbatasnya akses pemasaran, minimnya pemanfaatan teknologi digital, serta belum adanya pencatatan keuangan baik secara manual maupun menggunakan aplikasi keuangan agar hasil usaha yang mereka jalankan dapat diperoleh secara optimal.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM tidak hanya diberikan pengetahuan tentang manajemen usaha tapi mereka juga didampingi secara teknis dalam hal membuat proposal bisnis agar mereka bisa menggunakan fasilitas perbankan untuk pelaku UMKM jika ingin menambah modal melalui kemitraan dengan pihak ketiga, selain itu, mereka juga diberikan pengetahuan tentang kemasan yang berkualitas serta pelatihan tentang cara melakukan pemasaran secara luas tanpa batasan demografi dengan memanfaatkan teknologi digital dan menggunakan aplikasi keuangan.
Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdi kegiatan pengabdian kepada masyarakat Jurusan
Akuntansi sebagai ketua dan Jurusan Manajemen sebagai anggota menyelenggarakan kegiatan kepada masyarakat “Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil di Desa Salassae Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba”. Bentuk pengabdian dilakukan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan pembuatan proposal bisnis serta praktek langsung melakukan pemasaran melalui media sosial serta penggunaan aplikasi keuangan serta penjelasan tentang kemasan yang berkualitas. Dengan adanya kegiatan ini, pengetahhuan serta keterampilan mitra dalam menjalankan usaha mereka diharapkan dapat meningkat.
HASIL KEGIATAN
Tinjauan hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan bagi pelaku UMKM dalam memahami manajemen usaha dan kemasan yang berkualitas. Begitu juga dengan keterampilan, menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dalam pembuatan proposal bisnis serta melakukan pemasaran melalui media sosial dan penggunaan aplikasi keuangan. Partsipasi aktif dan antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung sangat tinggi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan wawasan serta keterampilan peserta untuk memahami tentang manajemen usaha dan kemasan yang berkualitas serta melakukan pemasaran secara online serta membuat proposal bisnis dan laporan keuangan dengan memanfaatkan aplikasi keuangan.
METODE PELAKSANAAN
- Memberikan materi dalam bentuk presentasi mengenai manajemen usaha
- Memberikan edukasi tentang pentingnya membuat kemasan yang berkualitas serta menjaga kualitas produk
- Mempraktekkan secara langsung cara membuat proposal bisnis dan pemasaran digital serta menggunakan aplikasi keuangan
SIMPULAN
Berdasarkan hasil pembahasan dan evaluasi kegiatan yang dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian pada Masyarakat yang dilakukan melalui pemberian materi mengenai manajemen usaha lalu mengedukasi tentang pentingnya membuat kemasan yang berkualitas dan menjaga kualitas produk serta melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan proposal bisnis dan pemasaran digital serta menggunakan aplikasi keuangan pada para pelaku UMKM di Desa Salassae Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba untuk pengembangan usaha mereka, menunjukkan minat dan kesadaran yang tinggi bagi para peserta untuk terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalan usahanya, agar profit yang diharapkan dapat diraih secara optimal sehingga ekonomi di daerah mereka bisa tumbuh seiring meningkatkan kesejahteraan keluarga yang ditopang dari usaha yang dijalankan. Metode pelatihan yang efektif berupa presentasi, demonstrasi, praktek langsung, dan diskusi interaktif memberikan pemahaman yang mendalam bagi para peserta. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kapasitas pengetahuan serta keterampilan para pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan namun pembahasan masih terbatas pada pemasaran yang lebih luas dengan pemanfaatan digital dan penggunaan aplikasi keuangan.
About author
You might also like
Keterlibatan dalam Pengabdian Masyarakat (PKM) di Madrasah Aliyah Widhatul Ulum Gowa: Akademisi Hukum UMI Nasihat Mahasiswa Soal Risiko Kekerasan
Tiga anggota fakultas terhormat Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melakukan inisiatif Pengabdian Masyarakat (PKM). Trio akademisi hukum terdiri dari Dr. H Mustamin, SH, MH (ketua tim), Dr. Rustan
PKM Memberdayakan Lanjut Usia Posyandu di Desa Borisallo
Lembaga Pengabdian Masyarakat UMI setiap tahun mengirimkan tim yang bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan pelayanan di desa yang dibina UMI sebagai bagian dari program reguler. Pada tanggal 2 November 2024
Pelatihan Digital Menulis Cerita Islami Untuk Gerakan Literasi Remaja Masjid Nurul Ma’arif Paropo Kota Makassar
Paropo, 17 Oktober 2025 – Tim Dosen Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Pelatihan Digital Menulis Cerita Islami Untuk Gerakan Literasi Remaja Masjid

