Penguatan Usaha Berbasis Komunitas Melalui Pelatihan Pemasaran Digital dan Pengolahan Limbah Ikan Tuna Pada Kelompok Tani Matahari Desa Salassae Kabupaten Bulukumba
Bulukumba – Tim dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang diketuai Dr. Ilham Labbase, SE., M.Si. bersama anggota Dr. Drs. Taupan, M.M. dan Nurina SaHanah, SE., M.Sc., dengan dukungan mahasiswa Rasya Islami Dwi J dan Ragil, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba.
Program yang bertajuk “Penguatan Usaha Berbasis Komunitas melalui Pelatihan Pemasaran Digital dan Pengolahan Limbah Ikan Tuna” ini menyasar Kelompok Wanita Tani (KWT) Matahari sebagai mitra. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kapasitas usaha masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital sekaligus pengolahan limbah ikan tuna menjadi produk bernilai tambah.
Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif, peserta dilatih menggunakan media sosial dan marketplace untuk promosi produk lokal. Pendampingan mahasiswa turut membantu warga membuat akun bisnis, mengunggah produk, hingga memahami strategi pemasaran digital sederhana.
Selain itu, tim juga memperkenalkan inovasi pemanfaatan limbah ikan tuna yang selama ini terbuang. Limbah diolah menjadi abon tuna, kerupuk tulang, dan tepung ikan yang dapat dijadikan pakan ternak maupun produk konsumsi. Proses produksi didampingi dengan penyusunan SOP higienitas, standar kualitas, dan desain label kemasan sehingga produk lebih menarik dan memiliki daya saing.
Ketua tim, Dr. Ilham Labbase, menegaskan pentingnya program ini sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. “Kami berharap program ini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah ikan,” ujarnya.
Anggota tim, Dr. Drs. Taupan, M.M, menambahkan bahwa inovasi produk merupakan keunggulan kompetitif yang harus terus dijaga. Sementara Nurinah SaHanah menekankan keberlanjutan program agar usaha tidak berhenti setelah pelatihan.
Ketua KWT Matahari, Ibu Sitti Aminah, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan ini.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Sekarang kami tahu cara memasarkan produk lewat handphone dan juga bisa mengolah limbah ikan yang dulu hanya dibuang. Ini membuka peluang usaha baru bagi kelompok kami,” ungkapnya.
Kegiatan ini disambut antusias anggota KWT Matahari karena memberikan keterampilan baru sekaligus membuka peluang usaha. Dampak yang terlihat adalah meningkatnya kemampuan digital warga, terciptanya produk olahan baru, serta terbentuknya identitas usaha melalui label kemasan resmi kelompok.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Salassae tidak hanya lebih berdaya dalam usaha, tetapi juga menunjukkan bahwa limbah dapat menjadi sumber nilai ekonomi baru.
About author
You might also like
FIKOM UMI Tingkatkan Kompetensi Digital Siswa Malaysia Melalui Program Pelatihan
KUALA LUMPUR – Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muslim Indonesia (FIKOM-UMI) menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan digital tingkat internasional melalui program pelatihan yang diselenggarakan di Malaysia. Program ini dilaksanakan di Sekolah
Tim PKM Fakultas Pertanian UMI Melakukan Pendampingan Modifikasi Sayuran Hidroponik Menjadi Produk Mie Sayur
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia, melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada Kelompok Wanita ”Marannu” pada Sabtu, 30

