PKM DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN NILA SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI KAWASAN BUDIDAYA PARANGLOE GOWA

PKM DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN NILA SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI KAWASAN BUDIDAYA PARANGLOE GOWA

PKM Diversifikasi Olahan Ikan Nila, FPIK UMI Dorong Ekonomi Rumah Tangga Pembudidaya di Parangloe Gowa

Gowa — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia (FPIK UMI) kembali melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program bertajuk “PKM Diversifikasi Produk Olahan Ikan Nila sebagai Strategi Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga di Kawasan Budidaya Parangloe, Gowa.” Pelaksana kegiatan ini adalah Dr. Ir. Siti Hadijah, MP sebagai ketua tim dan Dr. Ir. Kasmawati, MP sebagai anggota, berdasarkan mandat langsung dari Rektor UMI melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI. Program ini menyasar kelompok mitra POKDAKAN Sejahtera, sebuah kelompok pembudidaya ikan yang diketuai oleh Baksoan Dg. Tunru. Kelompok ini selama ini mengandalkan panen ikan nila sebagai sumber pendapatan, namun pengolahan hasil panen masih sangat sederhana sehingga nilai tambah produk belum maksimal. Menjawab kebutuhan tersebut, tim PKM UMI hadir untuk memberikan edukasi dan keterampilan pengolahan guna meningkatkan nilai ekonomi ikan nila.

Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi bersama seluruh anggota POKDAKAN Sejahtera. Dalam pertemuan tersebut, tim pengabdi menjelaskan bahwa PKM ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya, di mana mitra menyampaikan kebutuhan pelatihan pengolahan ikan nila agar dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga pembudidaya. “Kami melihat potensi besar ikan nila sebagai komoditas yang bisa diolah menjadi berbagai produk bernilai tinggi. Namun masyarakat pembudidaya masih membutuhkan pendampingan agar dapat mengolah hasil panennya menjadi produk siap jual, bukan hanya menjual ikan segar,” ujar Dr. Siti Hadijah dalam sesi pembukaan.

Pada kesempatan ini diserahkan beberapa peralatan untuk menunjang keberlangsungan usaha produksi olahan ikan nila ini. Tim juga membagikan leaflet berisi resep praktis olahan ikan nila. Leaflet ini dirancang untuk menjadi panduan mudah bagi anggota kelompok dalam mempelajari formula dasar sebelum praktik.

Pelatihan teknis dilaksanakan, yaitu membuat nugget, bakso, dan sambal suwir ikan nila—tiga jenis produk dengan potensi pasar yang baik, harga terjangkau, dan mudah diproduksi oleh skala rumah tangga. Seluruh anggota POKDAKAN Sejahtera terlibat aktif dalam proses pelatihan ini. Peserta juga diberi ruang untuk mencoba sendiri setiap tahapan sehingga mereka benar-benar menguasai keterampilan pengolahannya.

Dr. Kasmawati menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang semudah mungkin namun tetap
memenuhi standar sanitasi dan keamanan pangan. “Kami ingin masyarakat tidak hanya bisa membuat produknya, tetapi juga memahami cara menjaga kualitas, kebersihan, dan daya saing produk, ” ujarnya. Selain pelatihan teknis pengolahan, tim PKM juga menyelenggarakan pelatihan manajemen usaha dan pembukuan sederhana. Materi ini diberikan agar mitra mampu menghitung biaya produksi, menentukan harga jual yang kompetitif, mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta mengelola usaha mikro secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pembudidaya ikan nila di Parangloe, Gowa. Dengan kemampuan mengolah ikan nila menjadi produk bernilai tambah, kelompok POKDAKAN Sejahtera dapat menjangkau pasar yang lebih luas, baik secara offline maupun melalui pemasaran digital.

Ketua kelompok, Baksoan Dg. Tunru, menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan dari tim UMI. “Kami sangat terbantu. Selama ini hanya tahu menjual ikan segar. Sekarang kami bisa buat nugget, bakso, dan sambal suwir. Ini peluang besar untuk menambah pendapatan, ” ujarnya.

Tim pengabdi berharap keterampilan ini dapat diteruskan dan dikembangkan oleh mitra sehingga menjadi usaha kecil yang berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Previous Penerapan Teknologi Probiotik pada Penggelondongan Udang Vaname
Next PKM Pertanian Hidroponik Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros

About author

You might also like

Berita

Pembinaan Hukum dalam Bentuk Pendidikan dan Penyadaran Hukum tentang Pemberdayaan Perempuan unuk Kesetaraan Meningkatkan Partisipasi dalam Pembangunan

Gowa, Sulawesi Selatan — Tim dosen Universitas Nuslim Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pembinaan Hukum dalam Bentuk Pendidikan dan Penyadaran Hukum tentang Pemberdayaan Perempuan untuk Kesetaraan Meningkatkan