PKM: “PEMBERDAYAAN BERBASIS LINGKUNGAN MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI ECO ENZYME MENJADI PRODUK AROMA TERAPI DI KELOMPOK MAJELIS TAKLIM KELURAHAN MANGGALA ANTANG”

PKM: “PEMBERDAYAAN BERBASIS LINGKUNGAN MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI ECO ENZYME MENJADI PRODUK AROMA TERAPI DI KELOMPOK MAJELIS TAKLIM KELURAHAN MANGGALA ANTANG”

Makassar – Sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat, tim dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema “Pemberdayaan Berbasis Lingkungan melalui Pelatihan Diversifikasi Eco Enzyme menjadi Produk Aromaterapi.” Kegiatan ini digelar di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Manggala Antang, Makassar, pada Ahad, 9 November 2025.

Tim pelaksana diketuai oleh Zelfia, S.IP., M.M., M.Sos.I (NIDN 0922098102) dengan anggota Dr. Abd. Gafur, SKM., M.Kes. (NIDN 0916127801) dan Dr. Hadawiah, S.E., M.Si. (NIDN 0307077105). Sebanyak 50 peserta dari Majelis Taklim Nurul Nisa mengikuti kegiatan ini dengan antusias, mulai dari sesi Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, hingga tahap pendampingan produksi.

Menurut Zelfia, kegiatan ini berangkat dari keprihatinan terhadap rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga serta kurangnya inovasi terhadap produk ramah lingkungan seperti eco enzyme.

“Selama ini eco enzyme kerap dianggap berbau tajam dan kurang menarik. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan inovasi dengan mengolahnya menjadi produk aromaterapi alami yang tidak hanya menyehatkan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Selain permasalahan aroma pada eco enzyme, tim juga menemukan kendala lain, seperti belum terintegrasinya isu lingkungan dalam aktivitas majelis taklim, keterampilan pengemasan yang masih terbatas, serta rendahnya motivasi peserta untuk melanjutkan produksi setelah pelatihan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim mengadopsi pendekatan edukatif dan partisipatif melalui pelatihan pembuatan eco enzyme aromaterapi, pembelajaran pengemasan dan branding produk, serta penyusunan modul dan leaflet praktis agar peserta dapat melanjutkan kegiatan secara mandiri di masa depan.

Dr. Abd. Gafur menekankan pentingnya kolaborasi antara aspek lingkungan dan ekonomi rumah tangga.

“Eco enzyme tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sarana dakwah, kesehatan, dan ekonomi kreatif berbasis keluarga. Melalui majelis taklim, pesan-pesan ekologis ini bisa terus disebarluaskan,” tuturnya.

Selama pelatihan, peserta belajar langsung mengolah limbah dapur seperti kulit buah dan sayur menjadi eco enzyme beraroma alami, kemudian dikemas dengan tampilan sederhana namun menarik, dan dipresentasikan sebagai produk bernilai jual.

Sementara itu, Dr. Hadawiah menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan fokus utama dari kegiatan ini.

“Kami ingin memastikan kegiatan ini tidak berhenti pada teori. Karena itu, tim juga melakukan pendampingan dan pembagian peran antaranggota majelis taklim agar produksi dapat terus berjalan bersama,” jelasnya.

Melalui program PKM ini, para ibu majelis taklim diharapkan menjadi penggerak perubahan dalam menjaga lingkungan sekaligus pelaku ekonomi kreatif berbasis nilai dakwah. Produk eco enzyme aromaterapi hasil pelatihan ini diharapkan menjadi tonggak lahirnya gerakan Majelis Taklim Peduli Lingkungan di Kelurahan Manggala Antang dan wilayah sekitarnya.

Previous TEKNOLOGI BUDIDAYA KEPITING BERTELUR
Next Pelatihan Teknik Pemilahan Kayu Berdasarkan Kualitas untuk Optimalisasi Penggunaan Kayu sebagai Material Konstruksi

About author

You might also like

Informasi Pengabdian Dosen

Pengabdian Pelatihan Pengelolaan Ecotourism dan pengembangan Ekonomi kreatif bagi masyarakat Desa Kapita Kec. Bangkala, Kab. Jeneponto

Tim Pengabdian Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI melalui Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional di Desa Kapita,Kecamatan Bangkala Kabupaten

Informasi Pengabdian Dosen

Tim Dosen UMI Terapkan Sistem IOT untuk Optimalkan Keamanan Listrik di SMK Negeri 6 Bulukumba

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan keamanan dan efisiensi sistem kelistrikan di SMK Negeri 6 Bulukumba, Sulawesi

Informasi Pengabdian Dosen

DETEKSI DINI DAN INOVASI PANGAN SEHAT CEGAH HIPERTENSI BAGI KOMUNITAS PEREMPUAN FATAYAT NU DI MALAYSIA

LPkM Universitas Muslim Indonesia menegaskan komitmen UMI menuju world class university melalui pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) international. Bersama Tim, salah satu dosen FKM (Fakuktas Kesehatan Masyarakat) UMI, Nurul