Tim Dosen LPkM UMI Melakukan Pelatihan Pembuatan Teh Herbal dari Daun dan Bunga Kersen Yang Kaya Manfaat Bagi Kesehatan Pada Ibu PKK Desa Paddinging Kec. Sanrobone Kab. Takalar
Pada kesempatan ini Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPkM) UMI memberikan kesempatan kepada dosen untuk melakukan pengabdian masyarakat di desa binaan UMI yaitu desa Paddingin, Kec. Sanrobone, Kab. Takalar. Tim dosen pengabdi LPkM ini terdiri dari 3 orang yaitu dua dosen dari Fakultas Farmasi dan satu dosen dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang diketuai oleh apt. Masdiana Tahir, S. Farm dengan anggota apt. Asriani Suhaenah, S.Si., M.Kes dan Ners. Safaruddin, S.Kep., M.Kep serta melibatkan dua orang mahasiswa Farmasi UMI.
Kegiatan PkM ini didanai oleh Yayasan Wakaf UMI melalui LPkM UMI. Berdasarkan analisis situasi di desa Paddingin diketahui banyak tanaman kersen tumbuh liar didaerah desa Paddingin yang terlihat banyak tumbuh disepanjang jalan desa didepan rumah warga. Namun masyarakat sekitar belum banyak mengetahui tentang manfaat, dan cara mengolahnya. Serta gaya hidup yang terjadi di masyarakat menjadi pola hidup tidak sehat merupakan pendorong timbulnya berbagai macam penyakit seperti diabetes, kolesterol, tekanan darah tinggi, asam urat, dan penyakit lainnya. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan di salah satu klinik di desa Paddingin kec. Sanrobone kab.Takalar, diketahui bahwa penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit yang masuk dalam 10 besar terbanyak yang diderita oleh masyarakat di wilayah desa Paddingin. Sehingga masyarakat perlu diedukasi terkait penyakit-penyakit tersebut tentang cara pencegahan dan pengobatannya dengan pemanfaatan daun dan bunga dari tanaman kersen sebagai alternatif pengobatan herbal tanpa menggunakan obat kimia yang memiliki banyak efek samping. Dari hasil kajian literatur tentang kandungan kimia dan aktivitas farmakologis daun kersen diketahui kandungan kimia dalam daun kersen adalah flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid, Dimana terbukti secara ilmiah mempunyai aktivitas farmakologi sebagai antidiabetes, antioksidan, antibakteri, antelmintik, antihiperlipidemia dan antiinflamasi. Dan telah dilakukan penelitian tentang bunga kersen yang mengandung senyawa fenolik, flavonoid, tanin, saponin, alkaloid dan terpenoid. Uji aktivitas ekstrak etanol bunga kersen sebagai inhibitor enzim α-glukosidase yang berperan dalam pengobatan diabetes melitus. Dan telah dilakukan uji aktivitas antioksidan termasuk antioksidan sangat kuat. Dan telah dilakukan uji aktivitas ekstrak bunga kersen sebagai inhibitor enzim xantin oksidase yang berperan dalam pengobatan asam urat. Dari data tersebut maka dalam kegiatan PKM ini, dilakukan pengembangan produk dari daun dan bunga kersen menjadi teh herbal yang bermanfaat bagi kesehatan dalam penanggulangan penyakit degeneratif seperti menurunkan gula darah untuk penyakit diabetes, asam urat, kolesterol, dan sebagai antioksidan.
Kegiatan PKM ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu tahap pertama didahului dengan pretes untuk mengetahui pemahaman peserta tentang teh herbal dan manfaat daun dan bunga kersen. Tahap ke dua penyuluhan atau sosialisai tentang manfaat daun dan bunga kersen serta bahan tambahan lainnya seperti daun stevia sebagai pemanis alami, jahe dan kayu manis yang juga bermanfaat bagi kesehatan. Tahap ketiga yaitu pelatihan pembuatan teh herbal yang dimentoring oleh tim dosen dari Fakultas Farmasi dan selanjutnya dipraktekkan oleh perserta ibu-ibu PKK. Tahap ke empat yaitu pengemasan. Dimana peserta diajarkan cara mengemas teh dalam kantong teh celup dan pelabelan dengan wadah yang estetik untuk komersial. Tahap kelima yaitu uji hedogenik atau uji kesukaan produk oleh konsumen, Dimana teh hebal kombinasi daun dan bunga kersen yang telah dibuat diseduh dengan air panas dan didiamkan beberapa saat kemudian diberikan pada peserta untuk dicicipi dan selanjutnya diberikan kuisioner untuk menilai produk teh tersebut dengan parameter warna, aroma, tekstur, rasa teh, rasa manis, dan penampakan secara keseluruhan dengan tingat kesukaan yaitu sangat suka, suka, agak suka, tidak suka dan sangat tidak suka. Dimana hasil uji hedogenik ini diperoleh 90% peserta suka produknya dan 10% sangat suka. Dan tahap terakhir yaitu posttes dan tanya jawab sebagai tahap evaluasi kegiatan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 16 Oktober 2024 dan dihadiri sekitar 20 peserta. Dan mereka sangat antusias dalam mengikuti pelatihan pembuatan sediaan teh herbal dari kombinasi daun dan bunga kersen Kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK terkait dengan manfaat daun dan bunga kersen serta menambah keterampilan dan kreativitas ibu-ibu PKK dalam membuat produk sediaan teh herbal. Dan diharapkan ibu-ibu PKK tesebut dapat membuat secara mandiri dirumah untuk pengobatan mandiri dan keluarga, serta dapat melakukan pengemasan sediaan teh herbal celup yang bernilai ekonomis yang dapat memicu semangat berwirausaha untuk diproduksi guna membantu perekonomian keluarga.
About author
You might also like
EDUKASI TEHNIK BIOKONVERSI UMBI IPOME BATATAS VAR UNGU MENJADI SIRUP GLUKOSA SEBAGAI SOLUSI KEWIRAUSAHAAN BAGI IBU RUMAH TANGGA DI SELANGOR MALAYSIA
Setiap Dosen memiliki tiga kewajiban yang dikenal dengan Tri Darma PT yaitu Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian. Berdasarkan itulah maka Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada Prodi Manajemen dan Akuntansi
Dosen Pengabdi UMI mengajari Siswa SMAS Pesantren IMMIM menggunakan AI dengan Bijak dan Beretika
Siswa SMAS Pesantren IMMIM diajari untuk menggunakan AI dengan bijak dan beretika saat belajar dan menggunakan media sosial. Sabtu, 14 Desember 2024, tim Dosen Pengabdi UMI melakukan kegiatan ini di
Dosen FEB UMI Membuat Kerajinan Tangan dari Air Kemasan yang Ramah Lingkungan
Selangor, Malaysia. Tim PKM FEB UMI kembali melaksanakan PKM INTERNASIONAL yang bertema” Green Entrepreurship” di Selangor Malaysia. Pembuatan tudung saji mempunyai peluang besar untuk dijadikan suatu inovasi wirausaha baru berskala home industri.



