Pendampingan Dakwah Tingkatkan Kapasitas Majelis Taklim di Kelurahan Tamarunang, Kota Makassar

Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri dari Dr. Nur Setiawati, M.Ag. Ph.D, sebagai ketua Tim dan dua anggota lainnya yaitu Nur Fadhillah Mappaselleng, SH. MH. Ph.D dan  drg. Chusnul Chotimah, Sp.Pros, berhasil melaksanakan program pendampingan dakwah untuk meningkatkan kapasitas Majelis Taklim di Kelurahan Tamarunang, Kota Makassar pada bulan September 2024. Kegiatan yang berfokus pada penguatan organisasi dan kemampuan dakwah ini telah memberikan dampak positif bagi pengembangan majelis taklim dan masyarakat setempat.

Program pendampingan ini mencakup dua pelatihan utama yakni Pelatihan Manajemen Organisasi dan Public Speaking. Dalam pelatihan manajemen organisasi, para pengurus majelis taklim dibekali dengan pemahaman struktur organisasi yang efektif, perencanaan program kerja, pengelolaan keuangan, dan teknik dokumentasi kegiatan. Hasilnya, majelis taklim di kelurahan Tamarunang kini memiliki struktur kepengurusan yang lebih tertata, program kerja yang terencana, serta sistem administrasi yang lebih baik.

Sementara itu, pelatihan public speaking telah meningkatkan kemampuan para dai dan daiyah dalam menyampaikan dakwah. Para peserta tidak hanya belajar teknik berbicara di depan umum, tetapi juga metode penyusunan materi dakwah yang menarik dan mudah dipahami. Dampaknya terlihat dari meningkatnya kepercayaan diri para penceramah dan antusiasme jamaah dalam mengikuti kajian-kajian yang diselenggarakan.

Keberhasilan program ini memberi dampak pada beberapa aspek. Dari aspek Organisasi berdampak pada terbentuknya struktur organisasi yang lebih sistematis, terciptanya pembagian tugas yang jelas antar pengurus, dan meningkatnya kemampuan pengelolaan administrasi dan keuangan. Dari aspek keagamaan, berdampak pada bertambahnya frekuensi dan kualitas kegiatan dakwah, meningkatnya pemahaman keagamaan jamaah, dan berkembangnya variasi program kajian keislaman.

Demikian pula pada aspek sosial, kegiatan ini berdampak pada terjalinnya hubungan yang lebih erat antar anggota majelis taklim, meningkatnya solidaritas sosial dalam masyarakat dan terbentuknya jejaring kerjasama antar majelis taklim. Sedangkan dari aspek partisipasi masyarakat, hal ini akan meningkatnya jumlah jamaah yang aktif dalam kegiatan, bertambahnya dukungan masyarakat terhadap program majelis taklim, serta tumbuhnya kesadaran pentingnya pendidikan agama dalam masyarakat.

Dari program Pendampingan Dakwah bagi Majelis Taklim di kelaurahan Tamarunang ini, disamping berhasil membentuk visi, misi, struktur dan SOP  Majelis Taklim Nurul Iman Tamarunang, juga berhasil diterbikan buku panduan dakwah bagi Majelis Taklim di kota Makassar. Buku ini diberi judul “Membumikan Dakwah Di Era Digital: Mengintegrasikan Kearifan Lokal Dan Teknologi, Panduan Dakwah Majelis Taklim Makassar”. Buku ini juga sekaligus sebagai salah satu aset sangat penting Majelis Taklim pengelolaan dan pengembangan dakwah bagi Majelis Taklim di kota Makassar ke depan dengan tantangan komunikasi berbasis digital dan kearifan lokal di Sulawesi Selatan.

Ketua Tim Pengabdian Dr. Nur Setiawati, M.Ag. Ph.D, menyampaikan bahwa program ini telah mencapai target yang diharapkan. “Kami melihat perubahan signifikan dalam pengelolaan organisasi dan kualitas dakwah di majelis taklim. Para pengurus dan dai kini lebih percaya diri dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Tokoh masyarakat di kelurahan Tamarunang mengapresiasi pelaksanaan program ini dan berharap dampak positifnya dapat terus berkelanjutan. “Program pendampingan ini sangat membantu pengembangan majelis taklim di wilayah kami. Kami berharap kerjasama semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” tuturnya.

Masa depan yang akan datang, para pengurus majelis taklim berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang telah diinisiasi selama pendampingan. Mereka juga berencana untuk berbagi pengalaman dengan majelis taklim lainnya untuk memperluas manfaat program ini.

Previous Dosen FEB UMI Membuat Kerajinan Tangan dari Air Kemasan yang Ramah Lingkungan
Next Strategi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Bontokassi Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa

About author

You might also like

Informasi Pengabdian Dosen

Pembentukan Group Antenatal Care (G-ANC) Menuju Kehamilan yang Sehat dan Aman dengan Bebas Anemia di Puskesmas Parangloe

Tim pengabdi dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang diketuai oleh Yusrah Taqiyah.,S.Kep.Ns.,M.Kes.M.Kep menggelar pelatihan dan pembentukan Group Antenatal Care (G-ANC) Menuju Kehamilan yang Sehat dan Aman dengan Bebas Anemia di

Berita

Guru SDN Kalukuang II Makassar Dilatih Jadi Pengajar Bahasa Inggris yang Kreatif dan Inspiratif

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Makassar, tim pengabdi dari Universitas Muslim Indonesia menginisiasi pelatihan bagi guru SD Negeri Kalukuang II Makassar, Sabtu, 12 Oktober 2024.  Pelatihan yang bertajuk “Peningkatan

Informasi Pengabdian Dosen

UMI Berdayakan Petani Leang Leang dengan Inovasi Susu Kedelai

Maros, 24 Oktober 2024– Desa Leang Leang, dikenal sebagai salah satu sentra produksi kedelai terbesar di Kabupaten Maros, kini semakin berjaya. Hal ini berkat inisiatif inovatif dari Tim Pengabdian kepada