Ketentuan Syari’at Islam terhadap Hari Sial untuk Menikah
Dosen Fakultas Agama Islam UMI Makassar melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) “Ketentuan Syari’at Islam terhadap Hari Sial untuk Menikah” di kelurahan Bontomatene kecamatan Segeri kabupaten Pangkep.
Dosen yang terlibat dalam pelaksanaan PkM terdiri atas Dr. Said Syaripuddin Abu Baedah, Lc., M. HI, (Ketua) dan anggota masing-masing yaitu Dr. Syarifa Raehana, S. Ag., M. Ag, dan Dr. Nur Farida Hamid, MA.
Para Dosen tersebut memberikan ceramah agama mengenai petunjuk syari’at Islam tentang larangan menggantungkan nasib pernikahan dengan hari yang dianggap sial, yaitu dengan melalui pelaksanaan PkM (Pengabdian kepada Masyarakat). Pelaksanaan PkM yang dijadwalkan berlansung selama tiga kali pertemuan ini bertujuan untuk menambah wawasan anggota majelis taklim Baiturrahman tentang pentingnya meluruskan keyakinan, serta mengedepankan pertimbangan rasional dalam melaksanakan suatu hajatan seperti, acara pernikahan.
Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode workshop, yaitu melakukan penyuluhan melalui cerama intraktif, demi meningkatkan pendidikan dan pengetahuan mitra mengenai ketentuan syariat Islam tentang larangan menggantungkan nasib pernikahan dengan hari yang dipandang sial, karena hal ini termasuk perbuatan khurafat. Pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang larangan melakukan perbuatan khurafat bisa ditingkatkan melalui berbagai macam cara, salah satunya adalah melakukan penyuluhhan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang urgensi memahami ketentuan syariat Islam dalam menilai dan memilih hari atau bulan untuk melakukan suatu hajatan seperti, acara pernikahan.
Kepala kantor kelurahan Bontomatene Abdullah Umar, ST., dalam sambutanya menyampaikan terima kasih dan dukunngannya atas kehadiran tiga orang Dosen Fakultas
Agama Islam UMI dengan melaksana PkM di kelurahan Bontomatene dan membina anggota majlis ta’lim Baiturrahman. “Terima kasih dan apresiasi kepada 3 dosen FAI yang hadir memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat kami, yaitu majlis ta’lim Baiturrahman kelurahan Bontomatene, ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa PkM Dosen UMI ini, akan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pada persoalan-persoalan yang terkait dengan keyakinan atau kepercayaan sebahagian masyarakat tentang adanya keterkaitan antara masa depan perkawinan dengan hari atau bulan yang dipilih untuk melansungkan hajatan tersebut.
Ketua Tim PkM UMI, Dr. Said Syaripuddin Abu Baedah, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan PkM yang mengusung tema tentang perlunnya meluruskan pemahaman keagamaan dalam menentukan hari atas suatu hajatan, tidak lepas dari analisis situasi kondisi social keagamaan masyarakat kelurahan Bontomatene, yang pada umumnya masih minim pengetahuan tentang persoalan-persoalan aqidah. Misalnya, masih ada masyarakat yang berkeyakinan bahwa nasib baik suatu perkewinan ditentukan oleh hari atau bulan di mana perkawinan itu dilaksanakan. Karena itu, kita perlu bersikap hati-hati dalam memberikan justifikasi tentang adanya hubungan antara nasib pernikahan dengan hari atau bulan yang dipilih untuk melansungkan hajatan tersebut, karena ini menyangkut masalah aqidah, tegasnya.
Sementara anggota Tim PkM, Nurfaridah Hamid menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan PkM melibatkan majelis taklim sebagai mitra merupakan suatu langkah yang sangat strategis dalam mensosialisasikan doktrin keagaam terkait dengan tema PkM. Sebab, majlis taklim merupakan wadah atau wahana dakwah Islamiah yang murni institusional keagamaan, dan sebagai alat sekaligus media pembinaan kesadaran beragama, ujarnya.
About author
You might also like
Dua Dosen UMI Lakukan PKM Internasional di Thailand
Tanggung jawab mendasar anggota fakultas akademik dalam kerangka Tri Dharma pendidikan tinggi adalah penyebaran pengetahuan kepada masyarakat; komitmen ini menggarisbawahi sikap proaktif Universitas Muslim Indonesia (UMI), sebuah lembaga yang didedikasikan
Menyusun Kompendium Hunian Nyaman dan Hemat Biaya untuk Mahasiswa Indonesia di Nagoya, Jepang
Sebagai salah satu bentuk komitmen dalam memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa di luar negeri, Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian skema internasional dengan
Penguatan Usaha Berbasis Komunitas Melalui Pelatihan Pemasaran Digital dan Pengolahan Limbah Ikan Tuna Pada Kelompok Tani Matahari Desa Salassae Kabupaten Bulukumba
Bulukumba – Tim dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang diketuai Dr. Ilham Labbase, SE., M.Si. bersama anggota Dr. Drs. Taupan, M.M. dan Nurina SaHanah, SE., M.Sc., dengan dukungan mahasiswa

