PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA PADDINGING MELALUI PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS FERMENTASI KULIT JERUK

PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA PADDINGING MELALUI PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS FERMENTASI KULIT JERUK

Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit jeruk di Desa Paddinging, Kabupaten Takalar.

Kegiatan yang digelar pada 28 Oktober 2025 ini diketuai oleh Apt. Siska Nuryanti, S.Si., M.Kes, yang berkolaborasi dengan kader PKK Desa Paddinging. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Tim PkM Fakultas Farmasi UMI untuk memperkenalkan inovasi sederhana yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai solusi hemat, sehat, dan ramah lingkungan.

Dalam pemaparannya, Apt. Siska menjelaskan bahwa kulit jeruk memiliki kandungan minyak atsiri, salah satunya limonene, yang bermanfaat sebagai disinfektan alami dan penghilang bau. Melalui proses sederhana berupa perendaman kulit jeruk dalam cuka, masyarakat dapat menghasilkan larutan dasar yang dapat diolah menjadi sabun cuci piring.

“Kami ingin masyarakat mengenal potensi limbah organik di sekitar mereka. Dengan teknik yang mudah dan bahan yang aman, ibu-ibu dapat membuat produk rumah tangga sendiri sekaligus mengurangi sampah domestik,” ungkapnya.

Pelatihan berlangsung interaktif, di mana peserta yang mayoritas merupakan anggota PKK langsung mempraktikkan tahapan pembuatan sabun, mulai dari persiapan larutan kulit jeruk, pencampuran bahan, hingga proses pengemasan. Selain praktik, peserta juga menerima edukasi terkait keamanan penggunaan bahan kimia rumah tangga serta peluang usaha dari produk berbahan limbah organik.

Ketua PKK Desa Paddinging, Ibu Sadaria, S.P, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong kreativitas dan kemandirian ibu rumah tangga.

“Pelatihan ini membuka wawasan kami bahwa banyak bahan di rumah yang bisa dimanfaatkan kembali. Selain menghemat biaya, kami juga belajar menjaga lingkungan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, tim PkM UMI berharap pengetahuan yang diberikan dapat terus dikembangkan oleh warga, sehingga tercipta produk lokal yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan.

Previous Implementasi Sistem Layanan Mandiri untuk Efisiensi Administrasi Desa Biji Nangka Kabupaten Sinjai
Next Edukasi Dan Implementasi Teknologi Rantai Dingin Untuk Menjaga Mutu Ikan Segar Bagi Nelayan, di Kelurahan Talaka, Kecamatan Mar’ang, Kabupaten Pangkep

About author

You might also like

Informasi Pengabdian Dosen

PKM Pertanian Hidroponik Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros

PKM PERTANIAN HIDROPONIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA SAMANGKI, KECAMATAN SIMBANG, KABUPATEN MAROS Maros — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan bertema

Berita

Dosen UMI Mendidik Warga Parang Loe Produksi Es Krim

Universitas Muslim Indonesia UMI Makassar, sebagai lembaga pendidikan tinggi terkemuka, tidak hanya memfasilitasi pengajaran dan pembelajaran akademik di dalam kampusnya tetapi juga memperluas usahanya melampaui batas-batas kampus melalui inisiatif pengabdian

Berita

Penerapan Bumbu Kuliner Sebagai Pengatur Pertumbuhan (ZPT) dalam Budidaya Benih Tanaman Hortikultura Diantara Kolektif Petani Seruni di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros

Pelaksanaan PKM Internal UMI dengan mengusung tema tentang Pemanfaatan Bumbu Dapur sebagai Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) dalam Pembuatan Bibit Tanaman Hortikulturan pada Kelompok Tani Seruni di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu,