PKM PENGUATAN KOMPETENSI SANTRIPRENEUR DALAM MUAMALAH ISLAM DAN TEKNOLOGI DI PESANTREN MELALUI BUDIDAYA AYAM

PKM PENGUATAN KOMPETENSI SANTRIPRENEUR DALAM MUAMALAH ISLAM DAN TEKNOLOGI DI PESANTREN MELALUI BUDIDAYA AYAM

Bone, 19 Oktober 2025 – Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kembali digelar oleh tim dosen dan mahasiswa dengan menghadirkan program bertema “Penguatan Kompetensi Santripreneur dalam Muamalah Islam dan Teknologi di Pesantren melalui Budidaya Ayam.” Bertempat di lingkungan pesantren, pelatihan ini diikuti oleh 40 santri yang antusias mempelajari perpaduan antara nilainilai Islam, kewirausahaan, dan teknologi digital untuk pengembangan budidaya ayam.

Ketua tim pengabdian, Ir. Syahrul Mubarak Abdullah, M.Kom, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dosen dalam membawa edukasi berbasis inovasi ke pesantren.

“Kami berharap program ini mampu menumbuhkan kemampuan berwirausaha yang sesuai
syariat. Dengan pendekatan santripreneur, santri tidak hanya belajar teknis beternak, tetapi juga memahami cara menjalankan usaha yang halal, transparan, dan penuh amanah,” jelasnya.

Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa lintas prodi yang mendampingi santri selama proses pelatihan. Salah satu mahasiswa, Kharisma Suchy, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru.

“Kami membantu santri mengenal teknologi pemasaran digital, membuat desain promosi, hingga mengajarkan pencatatan usaha menggunakan aplikasi komputer. Program ini membuka wawasan kami tentang bagaimana teknologi bisa mendukung pemberdayaan masyarakat pesantren,” ujarnya.

Dari sisi peserta, Ahmad Fadhlan, salah satu santri, menyampaikan rasa syukur dan manfaat yang ia peroleh. “Kami awalnya tidak paham bahwa budidaya ayam bisa dikelola dengan cara yang lebih modern.

Setelah pelatihan, kami mengerti bagaimana mengatur kandang, menghitung pakan, dan mempromosikan produk melalui media sosial. Ini membuka peluang usaha bagi kami di pesantren,” tuturnya.

Pimpinan pesantren, Ustadz Abdul Mukhmin, memberi apresiasi besar kepada tim pengabdian. “Program seperti ini sangat membantu pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi santri. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan menjadi pijakan bagi santri untuk menjadi wirausahawan muda yang berpegang pada nilai-nilai Islam,” katanya.

Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan tentang muamalah Islam, teknik budidaya ayam yang lebih efektif, pemanfaatan teknologi digital, hingga evaluasi pra-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang sangat baik, dengan nilai rata-rata posttest mencapai 89,7 persen, menandakan bahwa peserta berhasil menyerap materi yang diberikan.

Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi pondasi awal bagi pesantren dalam mengembangkan unit usaha berbasis santri. Perpaduan antara spiritualitas, keterampilan teknis, dan teknologi digital menjadi langkah strategis untuk melahirkan santri yang mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi modern.

Previous PELATIHAN LITERASI KEUANGAN FAN AKSES PERMODALAN BAGI PEREMPUAN PELAKU USAHA MIKRO DI DESA PADANGLAMPE
Next INTERNATIONAL SMART KIDS PROGRAM: PENGENALAN ROBOTIK DAN SCRATCH UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR

About author

You might also like

Informasi Pengabdian Dosen

Optimalisasi Program Sipatu (Skrining Pertumbuhan Anak Terpadu) Dalam Deteksi Dini Masalah Pertumbuhan Siswa SDN 21 Sanggalea Kabupaten Maros

Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Arman, SKM., M.Kes, bersama anggota tim Halida Thamrin, S.ST., M.Keb, serta mahasiswa Muhammad Rifqi Rozan dan Nur Wahidah M. Rum. Kehadiran tim disambut dengan hangat

Berita

Penguatan Pendidikan Karakter pada Mahasiswa Binaan Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN) di Makassar

Makassar — Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (FAI UMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan karakter mahasiswa melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bekerja sama dengan YBM BRILiaN Makassar.

Informasi Pengabdian Dosen

Tim Dosen UMI Terapkan Sistem IOT untuk Optimalkan Keamanan Listrik di SMK Negeri 6 Bulukumba

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan keamanan dan efisiensi sistem kelistrikan di SMK Negeri 6 Bulukumba, Sulawesi