INTERNATIONAL SMART KIDS PROGRAM: PENGENALAN ROBOTIK DAN SCRATCH UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR

INTERNATIONAL SMART KIDS PROGRAM: PENGENALAN ROBOTIK DAN SCRATCH UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR

KEDAH, MALAYSIA – Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Fakultas Ilmu Komputer berhasil menggelar program peningkatan literasi digital untuk siswa sekolah dasar di Kedah, Malaysia. Program bertajuk “International Smart Kids: Pengenalan Robotik dan Scratch untuk Anak Sekolah Dasar” ini diikuti oleh siswa dari 13 sekolah dasar dan dibuka secara resmi oleh Pegawai Khas YB Menteri Pendidikan Malaysia pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Kebangsaan Ulu Sedaka, Yan, Kedah ini memperkenalkan konsep pemrograman visual menggunakan aplikasi Scratch dan robotika
edukatif kepada siswa kelas 4-6. Program ini merupakan bentuk kolaborasi pendidikan internasional yang bertujuan meningkatkan keterampilan digital siswa sejak usia dini.

“Program seperti ini amat bermanfaat kepada para pelajar di Malaysia kerana mampu meningkatkan semangat belajar serta minat terhadap teknologi. Inisiatif sebegini turut menyokong usaha Kementerian Pendidikan Malaysia dalam memperkukuh kemahiran digital dan memperluas jaringan kerjasama antarabangsa dalam bidang pendidikan” ujar PJK Pegawai Khas YB Menteri Pendidikan Malaysia saat membuka kegiatan tersebut.

Ketua pelaksana program, Ir. Lukman Syafie, S.Si., M.Si., MTA menjelaskan bahwa program ini awalnya hanya ditargetkan untuk Sekolah Kebangsaan Ulu Sedaka sebagai mitra utama. Namun, mengingat pentingnya literasi digital bagi siswa sekolah dasar, kegiatan ini berkembang dengan mengundang 12 sekolah lain di wilayah Kedah.

“Antusiasme yang luar biasa dari para siswa menunjukkan bahwa mereka sangat tertarik dengan teknologi. Hanya saja, selama ini mereka belum mendapat kesempatan untuk mempelajarinya secara langsung. Melalui program ini, kami ingin memperkenalkan konsep pemrograman dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak” jelas Lukman Syafie.

Program ini menggunakan pendekatan hands-on learning atau pembelajaran langsung dengan praktik. Siswa tidak hanya mendengar teori, tetapi langsung mempraktikkan membuat animasi dan permainan sederhana menggunakan Scratch, sebuah aplikasi pemrograman visual yang dikembangkan oleh MIT dan telah digunakan oleh jutaan anak di seluruh dunia.

Anita Badriah Binti Abd Rahman, Guru Besar Sekolah Kebangsaan Ulu Sedaka yang menjadi tuan rumah kegiatan, menyatakan harapannya untuk dapat menjalin kerjasama berkelanjutan dengan UMI. “Kami amat menghargai inisiatif para Pensyarah dari Universiti Muslim Indonesia yang telah membawa program pengantarabangsaan literasi digital ini ke Malaysia. Pembangunan kemahiran teknologi merupakan aspek penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi cabaran era digital masa kini. Kami berharap inisiatif sebegini dapat diteruskan dan dilaksanakan secara berkala pada masa akan datang” katanya.

Para kepala sekolah dari 13 sekolah peserta juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program. Mereka menilai bahwa program ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan membantu siswa mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir logis, kreativitas, dan pemecahan masalah.

Tim pelaksana program terdiri dari tiga dosen Fakultas Ilmu Komputer UMI, yaitu Ir. Lukman Syafie, S.Si., M.Si., MTA sebagai ketua, serta Herman, S.Kom., M.Cs., MTA dan Dr. Ihwana As’ad, S.Ag., M.Sc., MTA sebagai anggota.

Sebagai luaran dari program ini, tim UMI juga menyusun modul pembelajaran Scratch dan
robotika yang dirancang khusus untuk siswa sekolah dasar. Modul ini telah diserahkan kepada 13 sekolah peserta sebagai referensi untuk pembelajaran berkelanjutan di sekolah masing-masing.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer UMI, Ir. Purnawansyah, M.Kom., MTA menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen UMI dalam mengembangkan kolaborasi internasional dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di kawasan ASEAN.

“UMI memiliki tanggung jawab tidak hanya mendidik mahasiswa, tetapi juga berkontribusi untuk masyarakat luas. Program pengabdian internasional seperti ini memperkuat jejaring UMI di tingkat global sekaligus membawa manfaat langsung bagi pendidikan anak-anak” ujarnya.

Program International Smart Kids ini dibiayai oleh Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM). Kegiatan ini juga akan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian nasional terakreditasi sebagai bentuk diseminasi hasil program.

Dengan keberhasilan program perdana ini, UMI berencana untuk mengembangkan program serupa dengan materi yang lebih beragam, seperti pengenalan artificial intelligence (AI) dan pengembangan aplikasi mobile untuk siswa sekolah menengah, serta memperluas jangkauan ke negara-negara ASEAN lainnya.

Previous PKM PENGUATAN KOMPETENSI SANTRIPRENEUR DALAM MUAMALAH ISLAM DAN TEKNOLOGI DI PESANTREN MELALUI BUDIDAYA AYAM
Next Integrasi Konsep Arsitektur Vernakular dan Infrastruktur Sanitasi dalam Pelatihan Rumah Sehat untuk Masyarakat Desa Saotengnga Kec.Sinjai Tengah Kab.Sinjai

About author

You might also like

Berita

Perlemakan Hati: Ancaman Silent yang Membahayakan, Dosen FK UMI Bangkitkan Kesadaran Masyarakat Pada Bahaya Fatty Liver melalui deteksi dini

Hati, organ vital dalam tubuh kita, kini tengah menghadapi ancaman serius. Perlemakan hati atau fatty liver menjadi salah satu penyebab utama penyakit hati kronis dan kematian akibat penyakit hati. Penyakit

Informasi

Pemberdayaan Majelis Taklim sebagai Agen Perubahan melalui Edukasi Psikospiritual dalam Pengendalian Hipertensi dan Pencegahan Stroke

Gowa – Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Unggulan Tahun 2025 dengan tema

Berita

UMI Laksanakan PKM Internasional di Masjid MINA Nagoya Jepang, Fokus pada Edukasi Desain Hemat Energi

Nagoya, Jepang – Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPKM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas kontribusi di tingkat global. Tahun ini, tim PKM Internasional UMI melaksanakan program pengabdian