Pemberdayaan Kelompok Perempuan dalam Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan melalui Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Desa Moncongloe , Kabupaten Maros
Makassar — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Didukung oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M UMI), tim dosen FKM UMI melaksanakan program edukasi dan pelatihan pengolahan sampah rumah tangga di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros.
Kegiatan yang berlangsung pada 11 September 2025 ini menyasar kelompok perempuan di Perumahan Pesona Pelangi sebagai mitra masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas warga dalam mengelola limbah domestik secara mandiri dan berkelanjutan. Narasumber utama, Nita, memperkenalkan dua teknologi sederhana yang dapat diterapkan langsung di lingkungan rumah tangga, yakni ember komposter berbasis bio-aktivator Ketua pelaksana kegiatan, Harpiana Rahman, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengolahan sampah, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit. “Kami ingin membangun pemahaman bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi juga bagian dari strategi kesehatan masyarakat untuk mencegah penyakit seperti diare, ISPA, dan demam berdarah,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi pelatihan dan diskusi. Selain memperoleh pengetahuan baru, peserta juga menerima perangkat teknologi sederhana yang dapat langsung digunakan di rumah masing-masing. Ketua RT setempat turut memberikan apresiasi atas inisiatif FKM UMI dan berharap kegiatan ini menjadi cikal bakal terbentuknya sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas di Desa Moncongloe.
Program ini sejalan dengan komitmen Universitas Muslim Indonesia dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pengelolaan limbah, kesehatan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. FKM UMI berencana untuk mereplikasi kegiatan serupa di wilayah lain sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengabdian masyarakat berbasis kesehatan lingkungan.
Dengan pendekatan ilmiah dan kolaboratif, FKM UMI terus berupaya menjadikan kampus sebagai pusat inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara akademisi dan komunitas dapat menghasilkan solusi konkret bagi tantangan lingkungan dan kesehatan di tingkat lokal.
About author
You might also like
PENDAMPINGAN PROGRAM TAHSIN, TAHFIDZ, DAN TADABBUR AL-QUR’AN (T3Q) SANTRI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN (PPTQ) RAUDHATUL JANNAH PANAIKANG MAKASSAR
Makassar, 21 September 2025 Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menguatkan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pendampingan Program Tahsin, Tahfidz, dan Tadabbur
PKM Optimalisasi Pertumbuhan Bayi Melalui Teknik Menyusui dan Pija Bayi Sebagai Upaya Bebas Stunting bagi Komunitas Perempuan di Malaysia
Masalah stunting atau keterlambatan pertumbuhan pada bayi masih menjadi tantangan serius di Indonesia maupun Malaysia. Kekurangan gizi pada masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan sering berujung pada gagal tumbuh, memengaruhi
PKM Kelompok Masyarakat Perikanan Melalui Transformasi Tambak Tradisional Menuju Sistem Pentokolan dengan Inovasi Baby Box untuk Diversifikasi Usaha Udang Windu
Sistem Pentokolan merupakan konsep budidaya zonasi, di mana kolam dibagi menjadi beberapa area dengan fungsi berbeda — mulai dari penampungan air, sedimentasi, hingga kolam pemeliharaan utama. Sistem ini membuat pengelolaan

