PENDAMPINGAN PENGUATAN EKONOMI MUSTAHIK MELALUI PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF MENUJU KESEJAHTERAAN BERKELANJUTAN DI WAHDAH INSPIRASI ZAKAT (WIZ) KOTA MAKASSAR

PENDAMPINGAN PENGUATAN EKONOMI MUSTAHIK MELALUI PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF MENUJU KESEJAHTERAAN BERKELANJUTAN DI WAHDAH INSPIRASI ZAKAT (WIZ) KOTA MAKASSAR

Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (FAI-UMI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang difokuskan pada penguatan pengelolaan zakat produktif bagi kelompok UMKM “Usaha Maslahat”, Kamis, 25 September 2025.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelatihan usaha berbasis zakat produktif sebagai upaya meningkatkan kapasitas mustahik dalam memanfaatkan dana zakat secara berkelanjutan.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Hasanna Lawang, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan zakat saat ini tidak lagi hanya bersifat konsumtif, tetapi harus diarahkan pada program-program produktif yang mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan mustahik.

“Pemanfaatan dana zakat tidak boleh berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar mustahik, tetapi harus dikelola agar dapat mendukung usaha produktif. Dengan demikian, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Dr. Hasanna.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan kelayakan penerima zakat serta menilai kelayakan jenis usaha yang dijalankan. Selain itu, penerapan nilai-nilai syariah dan etika bisnis Islam menjadi hal yang wajib dalam setiap bentuk usaha yang memanfaatkan dana zakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Muh. Rizal, Ketua Kelompok UMKM “Usaha Maslahat”. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa kelompok yang dipimpinnya beranggotakan sembilan orang dengan berbagai jenis usaha, seperti kue tradisional, nasi kuning, bengkel, produksi air galon, dan perdagangan barang campuran.

“Kami berharap pendampingan seperti ini bisa terus berlanjut dan kuota dana zakat dari WIZ Kota Makassar dapat ditingkatkan. Pelatihan yang berkelanjutan tentu akan sangat membantu anggota kelompok dalam mengembangkan usaha mereka,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, tim pengabdian juga melakukan praktik pendampingan produksi terhadap tiga jenis usaha yang menjadi sampel dan dianggap mewakili usaha-usaha lainnya dalam kelompok tersebut.


Kegiatan pengabdian ini melibatkan tim yang terdiri dari Dr. Hasanna Lawang (Ketua), Dr. Jamaluddin (Anggota), serta dua mahasiswa pendamping yaitu Ihwana dan Lutfiana Afni. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemberdayaan mustahik melalui zakat produktif dapat semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Previous PENINGKATAN KAPASITAS PUBLIK SPEAKING BAGI KARANG TARUNA BUKIT KEMUNING DESA PUCAK KABUPATEN MAROS DALAM MENDUKUNG PERAN PEMUDA DI WILAYAH PARIWISATA
Next Pengembangan Media Terapi Motorik Halus Anak Autis Berbasis Simulasi Proses Produksi Mini di Sekolah Luar Biasa (SLB) Autis Bunda Kota Makassar

About author

You might also like

Informasi

Dosen UMI melakukan Pemberdayaan Santri Melalui Inovasi Budidaya Ayam Kampung Berbasis Teknologi Pakan Lokal dan DigitalMarketing Menuju Eco-Green Pesantren

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang tidak hanya mendidik santri menjadi ulama atau ustad namun juga berpotensi menjadi wadah pemberdayaan umat. Peluang ini dimanfaatkan oleh Dosen UMI dengan menjadikan

Berita

PENGUATAN GIZI KELUARGA MELALUI EDUKASI PEMANFAATAN JAGUNG DAN KELOR SEBAGAI CEMILAN SEHAT DI DESA PADDINGING KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR

Takalar — Tim dosen dari Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Gizi