PENGUATAN PERAN SUAMI DALAM KESIAPSIAGAAN KOMPLIKASI PERSALINAN MELALUI PROGRAM SUAMI SIAGA DI KELURAHAN BULOA KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR
Makassar, 19 November 2025 – Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema ” Penguatan Peran Suami Dalam Kesiapsiagaan Komplikasi Persalinan Melalui Program Suami Siaga Di Kelurahan buloa kecamatan tallo Kota Makassar”. Kegiatan ini dilaksanakan di Di Kelurahan buloa kecamatan tallo Kota Makassar, pada tanggal 27 September 2025, dihadiri oleh 34 peserta yang terdiri dari bidan, bapak Lurah, kader kesehatan, kader Posyandu, serta ibu hamil dan Para suami.
Tujuan dari kegiatan Penguatan Peran Suami Dalam Kesiapsiagaan Komplikasi Persalinan Melalui Program Suami Siaga adalah untuk untuk meningkatkan keterlibatan suami dalam upaya pencegahan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Kegiatan ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya peran serta suami dalam mendampingi istri selama masa kehamilan, yang berdampak pada keterlambatan pengambilan keputusan saat terjadi komplikasi. Mengurangi risiko komplikasi dan kematian maternal. Dampak Positif Keterlibatan Suami diantaranya keputusan cepat saat terjadi komplikasi, persiapan logistik dan mental yang lebih baik menjelang persalinan.
Tim pengabdian ini dipimpin oleh Dr. Sundari, SST., MPH, seorang dosen Program Studi Kebidanan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia, yang didampingi oleh Dr. Samsualam, S.KM, S. Kep, Ns,. M.Kes seorang dosen Prodi keperawatan Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI. Dalam pelaksanaan pengabdian, tim Dosen UMI memberikan edukasi kepada para peserta mengenai pentingnya Pengetauan dasar Komplikasi persalinan, faktor risiko komplikasi persalinan, tanda bahaya persalinan, peran suami siaga dalam mencegah komplikasi persalinan, pencegahan Kesiapsiagaan P4K dengan metode penyuluhan berupa ceramah interaktif, diskusi kelompok kecil, dan studi kasus. Kegiatan ini dapat memberikan manfaat diantaranya meningkatkan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi persalinan, dengan meningkatnya pengetahuan dan peran aktif suami, keluarga menjadi lebih siap menghadapi kemungkinan komplikasi persalinan sehingga risiko keterlambatan penanganan dapat berkurang. Menurunkan risiko komplikasi dan mempercepat penanganan kegawatdaruratan. Suami yang memahami tanda bahaya kehamilan dan persalinan dapat mengambil keputusan lebih cepat, sehingga ibu hamil dapat segera mendapatkan pertolongan medis yang diperlukan. Mendorong terwujudnya budaya keluarga siaga di masyarakat Melalui edukasi dan kolaborasi dengan kader serta tenaga kesehatan, kegiatan ini membantu membentuk lingkungan masyarakat yang lebih peduli terhadap keselamatan ibu dan bayi ujar Dr. Sundari, SST., MPH., dalam sambutannya.
Partisipasi pemerintah Kelurahan Buloa dalam kegiatan pengabdian “Penguatan Peran Suami dalam Kesiapsiagaan Komplikasi Persalinan melalui Program Suami Siaga” sangat terlihat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Pemerintah kelurahan memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi pertemuan awal, membantu mengoordinasikan jadwal kegiatan, serta memastikan komunikasi yang efektif antara tim pengabdian dengan para ketua RT/RW dan kader kesehatan setempat. Dukungan administratif ini menjadi dasar penting dalam memperlancar proses pelaksanaan kegiatan. Selain itu, pemerintah kelurahan turut berkontribusi dalam mobilisasi peserta, khususnya para suami di wilayah Buloa, untuk mengikuti penyuluhan dan pelatihan. Melalui penyebaran informasi, pengumuman resmi kelurahan, serta koordinasi dengan kader posyandu dan tokoh masyarakat, pemerintah berhasil meningkatkan partisipasi warga sehingga kegiatan terlaksana dengan jumlah peserta yang optimal. Keterlibatan ini menunjukkan komitmen pemerintah kelurahan dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap komplikasi persalinan. Pemerintah kelurahan juga memberikan dukungan moral dan kebijakan dengan menghadiri kegiatan, membuka acara, serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan keselamatan ibu dan bayi. Kehadiran dan dukungan ini memberikan dorongan positif bagi para peserta, sekaligus memperkuat keberlanjutan Program Suami Siaga di wilayah Buloa. Peran aktif pemerintah kelurahan memastikan bahwa hasil pengabdian tidak hanya berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat berlanjut sebagai
gerakan bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan persalinan di masyarakat.
Kegiatan pengabdian ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI. Melalui pendanaan ini, diharapkan kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak peserta dan memberikan dampak yang luas terhadap peningkatan kesehatan ibu hamil, bersalin, nifas di wilayah tersebut.
Adanya keterlibatan suami siaga dalam berbagai hal kehidupan istri khususnya dalam proses kehamilan, persalinan dan nifas Hal ini berkontribusi signifikan dalam mengurangi risiko kematian maternal dan neonatal. Dengan adanya dukungan dari suami, ibu hamil lebih termotivasi untuk rutin menjalani pemeriksaan kehamilan, mengonsumsi gizi yang cukup, dan mengikuti anjuran medis. Suami juga membantu mempersiapkan segala kebutuhan persalinan agar berjalan lancar.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen UMI untuk terus berperan aktif dalam mendukung pemerintah dalam program-program kesehatan masyarakat, peran suami siaga dalam mendampingi istrinya selama masa kehamilan, persalinan, dan masa nifas sangat penting untuk mendukung kesehatan dan keselamatan ibu serta bayi. Suami siaga bukan hanya soal kehadiran fisik, tetapi juga tentang dukungan emosional, pengambilan keputusan yang tepat, dan keterlibatan aktif dalam menjaga kesehatan keluarga. Suami siaga dapat membantu mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan dan persalinan, serta memastikan istri segera mendapatkan pertolongan medis yang dibutuhkan.
About author
You might also like
Pendampingan Psikologis Masyarakat Melalui Karakter Islami Pada Badan Pusat Kecemerlangan Diri Negeri Sembilan Malaysia
Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Dosen Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) gelar Pendampingan Psikologis Masyarakat Melalui Karakter Islami Pada
UMI dan UNIMERZ Kolaborasi Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Pucak
LPkM-UMI, Makassar – Tim Pengabdi Universitas Muslim Indonesia (UMI) berkolaborasi dengan dosen Pengabdi Universitas Megarezky melakukan Pemberdayaan Desa Binaaan (PDB) dalam bentuk edukasi Kesehatan Ibu dan Anak di salah satu
Pelatihan Pembuatan Nugget ubi kayu sebagai makanan sehat pada madrasah ibtidaiyah kel. Berua kec. Biringkanaya kota makassar
Kel. Berua Kec. Biringkanaya Kota Makassar, Kamis, 25 September 2025 bertempat di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fitrah Dosen FEB UMI menggelar kegiatan PkM: Pelatihan Pembuatan Nugget ubi kayu sebagai makanan sehat Pelaksanaan

