UMI Dorong Inovasi Lingkungan, Warga Manggala Antang SulapSampah Jadi Produk Kreatif dan Sehat
Di saat masalah sampah rumah tangga semakin menumpuk, Tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) muncul dengan solusi. Dengan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Manggala Antang, mereka membantu warga melihat sampah sebagai sesuatu yang bukan merupakan akhir, tetapi sebagai awal dari peluang baru.
Program bertema “Pengembangan Teknologi dan Optimalisasi Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Kreatif, Sehat dan Bernilai Ekonomi di Manggala Antang” ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan (KEMENDIKTISAINTEK).
Program ini bertujuan menjadikan masyarakat Manggala Antang sebagai agen edukasi dan pelatihan dalam pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi produk kreatif, sehat, dan bernilai ekonomi seperti sabun dari minyak jelantah. Selain pengolahan produk, para peserta juga dibekali keterampilan dalam pengemasan dan strategi promosi penjualan berbasis digital.
“Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan tidak harus menjadi beban. Justru, dengan kreativitas, kita bisa menjadikannya sebagai ladang penghasilan yang berkelanjutan. Manggala Antang akan menjadi contoh nyata bahwa perubahan dimulai dari rumah,” ungkap Dr. Ir. Anshariah, ST., MT.
Tim pengabdi juga melibatkan Dr. H. Muhammad Syafii A Basalamah, SE., MM dan Dr. apt. Sukmawati, S.Farm., M.Kes, memastikan bahwa inisiatif ini tidak hanya menjadi kegiatan sementara. Mereka memberikan alat produksi kepada masyarakat, agar kegiatan ini dapat terus berlangsung dan maju meskipun pelatihan formal sudah selesai.
Seorang ibu yang ikut pelatihan dengan wajah berseri mengungkapkan, ’’Dulu, saya hanya membuang minyak jelantah. Saat ini, saya menyadari bahwa dapat diubah menjadi sabun. Bahkan, bisa dijual. Ini adalah kesempatan baru untuk mendukung keuangan keluarga’’.
Ungkapan seperti ini menjadi bukti bahwa perubahan dimulai dari pengetahuan yang sederhana namun berdampak besar.
Program ini didukung penuh oleh Yayasan PELIPUR (penyelamat lingkungan dapur) dalam hal ini sebagai mitra Kerjasama berbagi pengalaman dan juga memberi edukasi tentang mengolah sampah menjadi produk bernilai tinggi, tidak hanya ditujukan untuk mengolah limbah, namun juga untuk membangun ekosistem komunitas yang peduli terhadap lingkungan. Diharapkan, Manggala Antang bisa menjadi pelopor desa yang kreatif dan ramah lingkungan, yang dapat menginspirasi daerah-daerah lain dalam menggunakan teknologi sederhana demi kesejahteraan bersama.
Dengan bantuan teknologi yang sesuai, partisipasi masyarakat, dan dorongan untuk berinovasi, limbah sekarang memiliki tampilan yang berbeda: tampilan sebagai kesempatan, tampilan untuk kesehatan, dan tampilan untuk masa depan yang berkelanjutan. Dari Manggala Antang, sebuah pesan berarti terdengar:
“Jangan buang kesempatan, meski ia datang dalam wujud yang kotor.”
About author
You might also like
UMI Kembali Melaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Pendidikan di SMK Penerbangan Techno Terapan
Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa pelatihan tentang Sistem Informasi Geografis (SIG) di SMK Penerbangan Techno Terapan, Makassar. Kegiatan
Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Temmapadduae, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros dalam Pengolahan Ubi Kayu Menjadi Produk Frozen Cassava
Maros, 28 September 2025 — Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian pangan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Desa
Perlemakan Hati: Ancaman Silent yang Membahayakan, Dosen FK UMI Bangkitkan Kesadaran Masyarakat Pada Bahaya Fatty Liver melalui deteksi dini
Hati, organ vital dalam tubuh kita, kini tengah menghadapi ancaman serius. Perlemakan hati atau fatty liver menjadi salah satu penyebab utama penyakit hati kronis dan kematian akibat penyakit hati. Penyakit

