Tim Dosen UMI Mengajak Merevitalisasi Fungsi Masjid Melalui Pelatihan Ceramah dan Lomba Kultum bagi remaja Mesjid
Tim Dosen Fak Agama Islam Universitas Muslim Indonesia yang diketuai oleh Andi Hasriani, S.Ag., M.Ag, memilih Lokasi pengabdian di Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa dengan tema pengabdian Upaya Revitalisasi Fungsi Mesjid Melalui Pelatihan Ceramah dan Lomba Kultum Bagi Remaja Masjid yang dilaksanakan pada tanggal 29 September, tanggal 20 dan 27 oktober 2024.
Kegiatan ini dilaksanakan tiga kali pertemuan dengan tujuan meningkatkan kesadaran remaja untuk memfungsikan masjid sebagai pusat kegiatan. Mesjid bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, akan tetapi juga dapat dijadikan sebagai pusat Pendidikan dan penyebaran syiar Islam. Selain itu dapat juga digunakan sebagai tempat menyelesaikan berbagai persolan umat. Bahkan mesjid juga dapat dijadikan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Itulah yang diharapkan dari kegiatan ini. Kegiatanini diikuti senayak 32 remaja.
Tim pengabdian ini terdiri dari tiga dosen dan melibatkan dua mahasiswa, Andi Hasriani S.Ag., M. Ag sebagai ketua, adalah dosen, jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Syamsuriah S. Ag., M.Ag, dan Dra Hj Siti Samsudduha M.Ag. Tim dosen menyampaikan pentingnya mengaktifkan remaja masjid agar dapat berfungsi secara maksimal.
Menurut Andi Hasriani, Upaya merevitalisasi fungsi masjid melalui pemberdayaan remaja saagat penting karena reamaja adalah asset bangsa yang harus siap untuk bersaing dunia yang semakin modern. Revitalisasi fungsi masjid bagi remaja merupakan upaya penting untuk mengembalikan masjid sebagai pusat kegiatan yang tidak hanya bersifat ibadah, tetapi juga sosial, pendidikan, dan budaya. Dalam hal ini, masjid bisa menjadi ruang yang menarik dan mendukung perkembangan remaja. Masjid dapat mengadakan kegiatan seperti kajian yang relevan bagi remaja, kelas keterampilan (misalnya desain grafis, kepenulisan, atau multimedia), dan diskusi terbuka tentang isu-isu yang sedang berkembang di kalangan mereka. Dengan topik yang menarik, remaja dapat tertarik untuk belajar sekaligus memperdalam nilai-nilai Islam. Dra Hj Samsudduha menjelaskan tentang pentingnya melibatkan remaja dalam segala kegiatan agar tumbuh rasa cinta terhadap nilai-nilai islam dan memiliki tanggung jawab untuk berperan serta dalam pembangunan masjid. Syamsuriah S.Ag., M.Ag mengajak remaja masjid agar dapat menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan remaja.
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah menyampaikan materi dengan menampilkan video yang terkait dengan pearan remaja, dan menyampaikan materi melalui power point, dilanjutkan dengan tanya jawab. Selain itu, materi yang telah disajikan dievaluasi melalui lomba kultum. Lomba kultum tersebut diikuti sebanyak 8 peserta,dan semuanya mendapatkan hadiah sebagai ungkapan terimakasih atas usahanya dapat tampil memberikan yang terbaik dihadapan dewan yuri dan teman-temannya. Semoga saja remaja masjid di Desa Lonjoboko Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa dapat menjadi contoh bagi bagi remaja lainnya.
About author
You might also like
Sistem Informasi Kependudukan Desa Buki: Solusi Digitalisasi Administrasi Desa
Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil menghadirkan inovasi berbasis teknologi informasi untuk Desa Buki, Kepulauan Selayar. Tim pengabdi yang diketuai oleh Dr. Harlinda, S.Kom., M.Kom.,
Dosen UMI Melakukan Kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair bagi Kelompok Tani Kentang di Gowa
Tim pengabdian kepada masyarakat melaksanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi, serta pelatihan dalam pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu
Digital Multisensory Learning: UMI Berdayakan Difabel SLB Negeri 1 Makassar melalui HarakaTouch
Makassar, September 2025 – Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) 2025 dengan judul “Digital Multisensory Learning: Pemberdayaan Difabel dalam Pembelajaran Harakat


