Penerapan Teknologi Probiotik pada Penggelondongan Udang Vaname

Penerapan Teknologi Probiotik pada Penggelondongan Udang Vaname

UMI Laksanakan Pelatihan Penerapan Probiotik untuk Tingkatkan Keberhasilan Penggelondongan Udang Vaname di Pinrang

Pinrang – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan teknologi budidaya perikanan di daerah pesisir. Pada Ahad, 19 Oktober 2025, tim pengabdi melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Penerapan Teknologi Probiotik dalam Penggelondongan Udang Vaname di Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

Kegiatan ini menghadirkan tiga pengabdi senior UMI, yaitu Prof. Dr. Ir. Andi Tamsil, M.S., IPM; Prof. Dr. Ir. Hasnidar, M.S., IPM; dan Prof. Dr. Ir. Danial, M.Si. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan mitra kelompok pembudidaya udang TAMPOSISIE, yang diketuai oleh Andi Sulficar Saad.

Peningkatan Kapasitas Pembudidaya melalui Teknologi Probiotik
Pelatihan ini bertujuan memperkuat pengetahuan dan keterampilan pembudidaya dalam memanfaatkan teknologi probiotik pada tahap penggelondongan udang vaname. Pada fase awal budidaya tersebut, benur rentan mengalami stres, penurunan nafsu makan, hingga mortalitas tinggi akibat fluktuasi kualitas air dan serangan patogen.

Dalam sesi sosialisasi, tim UMI memaparkan manfaat penggunaan probiotik, mekanisme kerja bakteri baik di saluran pencernaan udang, hingga prinsip pengelolaan kolam berbasis biologi. Probiotik yang digunakan adalah Super PS (Super Photosynthetic Bacteria) yang mengandung bakteri Rhodobacter sp. dan Rhodococcus sp.—dua jenis bakteri fotosintetik yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi pakan dan menekan pertumbuhan bakteri patogen.

Praktik Lapang: Aplikasi Probiotik pada Pakan
Setelah penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pencampuran probiotik ke pakan menggunakan Takaran 50 ml Super PS per kilogram pakan. Pembudidaya dilatih cara mencampur, mengering-anginkan, menyimpan, hingga teknik pemberian pakan probiotik yang sesuai standar.

Pakan probiotik yang telah diformulasikan kemudian langsung diaplikasikan ke kolam penggelondongan sebagai tahap demonstrasi. Beberapa pembudidaya menyampaikan bahwa metode ini mudah dilakukan, tidak membutuhkan biaya besar, dan sangat relevan dengan kondisi lapangan.

Dampak Teknologi Probiotik: Solusi untuk Masalah Klasik Penggelondongan
Menurut Ketua Tim Pelaksana Prof. Dr. Ir. Andi Tamsil, M.S., IPM, penggunaan probiotik memberikan banyak keuntungan pada tahap awal budidaya udang vaname, antara lain:

  1. Meningkatkan pertumbuhan, efisiensi pakan, dan serapan nutrisi,
  2. Mempercepat pertumbuhan dan serapan nutrisi,
  3. Menekan dominasi bakteri patogen,
  4. Memperbaiki kualitas air, terutama mengurangi amonia,
  5. serta mengurangi tingkat stres pada udang.

“Kami ingin pembudidaya mampu mengadopsi teknologi sederhana namun memiliki dampak besar terhadap keberhasilan budidaya. Probiotik merupakan salah satu solusi murah, ramah lingkungan, dan sangat efektif untuk fase penggelondongan,” ujar salah satu anggota tim pengabdi.

Antusiasme Pembudidaya dan Komitmen UMI
Kelompok pembudidaya TAMPOSISIE menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menilai bahwa pendampingan seperti ini sangat membantu dalam menangani permasalahan yang sering muncul, terutama tingginya mortalitas benur, ketidakstabilan kualitas air, dan efisiensi pakan yang rendah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM–UMI), yang terus berupaya menghadirkan inovasi teknologi ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan di daerah pesisir.

Rencana Pendampingan Lanjutan
Ke depan, tim pengabdi UMI merencanakan pendampingan lanjutan bagi kelompok TAMPOSISIE, termasuk monitoring hasil penerapan probiotik dan optimalisasi manajemen kolam. Selain itu, tim juga merencanakan perluasan program ke kelompok pembudidaya udang lainnya di Kabupaten Pinrang.

Dengan adanya kegiatan ini, UMI berharap dapat terus berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan usaha budidaya udang di Sulawesi Selatan.

    Previous Pemaknaan Nilai dan Karakter Luhur Manusia Bugis
    Next PKM DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN IKAN NILA SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI KAWASAN BUDIDAYA PARANGLOE GOWA

    About author

    You might also like

    Informasi Pengabdian Dosen

    PKM Kelompok Masyarakat Perikanan Melalui Transformasi Tambak Tradisional Menuju Sistem Pentokolan dengan Inovasi Baby Box untuk Diversifikasi Usaha Udang Windu

    Sistem Pentokolan merupakan konsep budidaya zonasi, di mana kolam dibagi menjadi beberapa area dengan fungsi berbeda — mulai dari penampungan air, sedimentasi, hingga kolam pemeliharaan utama. Sistem ini membuat pengelolaan

    Informasi Pengabdian Dosen

    Pembinaan Hukum dalam Bentuk Pendidikan dan Penyadaran Hukum tentang Pemberdayaan Perempuan unuk Kesetaraan Meningkatkan Partisipasi dalam Pembangunan

    Gowa, Sulawesi Selatan — Tim dosen Universitas Nuslim Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pembinaan Hukum dalam Bentuk Pendidikan dan Penyadaran Hukum tentang Pemberdayaan Perempuan untuk Kesetaraan Meningkatkan

    Informasi Pengabdian Dosen

    UMI dan UNIMERZ Kolaborasi Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Pucak

    LPkM-UMI, Makassar – Tim Pengabdi Universitas Muslim Indonesia (UMI) berkolaborasi dengan dosen Pengabdi Universitas Megarezky melakukan Pemberdayaan Desa Binaaan (PDB) dalam bentuk edukasi Kesehatan Ibu dan Anak di salah satu