PKM EDUKASI MASYARAKAT MENERAPKAN PERILAKU BERSIH DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH BUAH MENJADI DISINFEKTAN DI KELURAHAN PARANGBANOA KABUPATEN GOWA

PKM EDUKASI MASYARAKAT MENERAPKAN PERILAKU BERSIH DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH BUAH MENJADI DISINFEKTAN DI KELURAHAN PARANGBANOA KABUPATEN GOWA

Isu limbah sampah adalah masalah global yang mendesak, ditandai dengan lonjakan produksi sampah akibat pertumbuhan populasi dan konsumerisme, serta dampak negatif terhadap lingkungan (pencemaran tanah, air, dan udara), kesehatan manusia (penyakit, gangguan organ), dan ancaman bencana (banjir, TPA meledak). Peningkatan jumlah penduduk dan pola hidup konsumtif menghasilkan lebih banyak sampah dalam berbagai bentuk. Jika hal tersebut diabaikan maka setiap wilayah baik kota maupun daerah akan menjadi ancaman besar bagi riziko kesehatan setiap orang.

Dari hal tersebut sebagai solusi permasalahan, dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat mengolah sampah/limbah buah menjadi disinfektan skema pengabdian unggulan dengan dukungan pendanaan dari Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia. Kegiatan ini bertujuan menerapkan perilaku bersih masyarakat menggunakan pembersih berbahan alamiah tanpa kandungan zat kimia.

Dalam pemaparan anggota tim pengabdian Nurlina Akbar, S.St.,M.Kes menjelaskan bahwa semua bahan pembersih mengandung zat kimia berefek pada kesehatan manusia terutama pada ibu hamil.

Ketua tim pengabdian masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Dra.Nurbaeti, M.Kes dalam pemaparannya menjelaskan bahwa limbah buah yang difermentasikan menjadi eco enzyme menjadi cairan multi fungsi (pembersih alami, pupuk cair dan pengusir serangga) tidak menimbulkan dampak kesehatan. Edukasi tanpa ada demonstrasi tidak berdampak pada masyarakat.

Salah satu kemudahan pengolahan limbah buah adalah segala jenis buah bisa dimanfaatkan menjadi ecoenzym serta di lokasi tersebut merupakan penghasil buah-buahan, dimana sampahnya tidak dimanfaatkan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Parangbanoa Kabupatern Gowa turut hadir Kepala Lurah dan Seklur serta staff dan kelompok PKK sebagai sasaran berjumlah 20 orang pada tanggal 27 Agustus 2025. Kegiatan terlaksana melalui pendekatan partisipatif mendapat respon positif dari peserta.

Kegiatan menjaga kesehatan melalui kebersihan lingkungan sejalan dalam Kitab Suci Al Qur’an Surat Al-Muddathir (74):4 Ayat ini memerintahkan untuk menjaga kebersihan dan kesucian. Menjaga lingkungan dari sampah adalah bentuk menjaga kebersihan yang diajarkan dalam Al-Qur’an

Previous Pemberdayaan Kader Ibu Hamil melalui Edukasi Gizi dan Pendampingan Terstruktur Dalam Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini Di Desa Romangloe Gowa
Next Optimalisasi Peran Kader dalam Penerapan Pijit Oksitosin dan Edukasi Makanan Pelancar ASI sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rappokalling

About author

You might also like

Informasi Pengabdian Dosen

PEMBINAAN HUKUM DALAM BENTUK PENDIDIKAN DAN PENYADARAN HUKUM TENTANG PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK KORBAN PERUNDUNGAN DI MADRASAH ALIYAH WIHDATUL ULUM DESA BONTOKASSI KABUPATEN GOWA

UMI Dorong Perlindungan Anak Korban Perundungan di Bontokassi Lewat Edukasi Hukum dan Islam Gowa, 24 November 2025 — Sebuah langkah inovatif dan berbasis nilai telah dilakukan oleh tim PKM 2025

Informasi Pengabdian Dosen

Pemberdayaan Kelompok Ibu PKK Desa Borisallo Dalam Usaha Pembuatan Sabun Hotel Berbahan Herbal Bunga Kersen

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan ide usaha dengan memanfaatkan tanaman herbal yang ada di lingkungan masyarakat untuk dibuat menjadi suatu produk sabun hotel yang bisa dijual baik secara

Informasi

Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Temmapadduae, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros dalam Pengolahan Ubi Kayu Menjadi Produk Frozen Cassava

Maros, 28 September 2025 — Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian pangan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Desa